Kylian Mbappe Akui Prancis 'Gagal' Beri Perpisahan Terbaik untuk Didier Deschamps dan Serukan Kemenangan Lawan Inggris
Budi Santoso July 19, 2026 07:12 AM

Kylian Mbappe menyampaikan penghormatan emosional kepada Didier Deschamps menjelang laga terakhir sang pelatih bersama tim nasional Prancis, mengakui bahwa skuad Les Bleus telah “gagal” memberikan perpisahan yang layak setelah tersingkir dari Piala Dunia. Kini, mereka bersiap menjalani satu pertandingan terakhir melawan Inggris.

Mbappe mengakui bahwa Prancis gagal memenuhi ekspektasi untuk melangkah ke final Piala Dunia ketiga berturut-turut. Kapten berusia 27 tahun itu, yang melakukan debut internasionalnya di bawah asuhan Deschamps pada tahun 2017, mengungkapkan penyesalan mendalam karena para pemain tidak mampu memberikan akhir yang lebih gemilang bagi masa jabatan legendaris sang pelatih.

Dalam pesan yang menyentuh hati kepada jutaan pengikutnya di media sosial, Mbappe menulis: “Hari ini adalah tarian terakhirmu. Engkau telah memberikan begitu banyak kepada kami. Kami seharusnya memberimu akhir yang lebih baik, tetapi kami gagal. Sulit mengungkapkan dengan kata-kata apa yang telah engkau bawa selama 14 tahun, karena engkau adalah sosok penting dalam kebangkitan tim ini.”

Deschamps, yang kini berusia 57 tahun, telah memimpin salah satu periode paling sukses dalam sejarah sepak bola Prancis, termasuk kemenangan di Piala Dunia 2018 dan gelar Liga Negara UEFA. Meski begitu, ia sering mendapat kritik dari sebagian media Prancis karena gaya bermainnya yang dianggap terlalu pragmatis.

Dalam penghormatannya, Mbappe menyoroti kurangnya apresiasi terhadap Deschamps, dengan menyatakan: “Orang-orang tidak selalu tahu bagaimana menghargai kebesaranmu, tetapi waktu dan sejarah akan menempatkannya pada tempatnya. Terima kasih telah memberiku kesempatan dan kepercayaan untuk mewakili negaraku di panggung terbesar selama bertahun-tahun.”

Pertandingan melawan Inggris di laga perebutan tempat ketiga akan menjadi penutup bagi hubungan yang telah terjalin hampir satu dekade antara Deschamps dan Mbappe. Deschamps pertama kali memperkenalkan Mbappe muda ke pentas internasional pada 25 Maret 2017.

Mbappe menutup pernyataannya dengan menatap masa depan, sambil mendoakan kesuksesan Deschamps dalam perjalanan berikutnya, di saat Zinedine Zidane banyak disebut sebagai kandidat kuat penggantinya. “Aku berharap yang terbaik untukmu dalam petualangan barumu,” tulis sang kapten. “Dan terima kasih sekali lagi atas semua yang telah engkau berikan untuk jersey ini, yang sangat berarti bagi kami.”

Dengan masa kepemimpinan Deschamps yang akan segera berakhir, Mbappe dan rekan-rekannya kini bertekad memberikan kemenangan perpisahan di laga perebutan tempat ketiga melawan Inggris pada Sabtu mendatang.

Selama 186 pertandingan kepemimpinannya, Deschamps telah membawa Les Bleus meraih 122 kemenangan, 32 hasil imbang, dan 32 kekalahan, dengan total 400 gol tercipta dan 174 kebobolan. Catatan itu menandai akhir dari sebuah era yang berlangsung lebih dari satu dekade, berisi sejumlah pencapaian terbesar dalam sejarah sepak bola Prancis.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.