BOLASPORT.COM - John Herdman berniat mencari sosok yang tepat untuk menjadi kiper ketiga Timnas Indonesia.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, sedang memantau calon penjaga gawang untuk ASEAN Championship 2026.
Skuad Garuda saat ini tengah menjalani pemusatan latihan di Bali United Training Center.
Dalam training camp tersebut, hanya ada dua kiper yang dipanggil, yaitu Nadeo Argawinata dan Cahya Supriadi.
Padahal, regulasi AFF menyatakan setiap tim harus mempunyai tiga kiper dalam skuad final berisi 23 pemain.
Dalam "wider skuad" yang dirilis PSSI, sebenarnya masih ada dua kiper lain yang tercantum.
Dua nama tersebut tak dipanggil untuk TC, yakni Teja Paku Alam dan Muhammad Riyandi.
Kabar baik untuk para kiper di luar sana, Herdman segera memanggil satu lagi sosok untuk melengkapi komposisi bawah mistar.
"Kami akan menambah kiper ketiga ke dalam daftar juga," tutur Herdman kepada awak media di Bali (18/7/2026).
"Kami selama ini berlatih dengan dua kiper, tapi kami akan menambah yang ketiga."
Meski begitu, Herdman menetapkan kriteria spesifik bagi calon kiper ketiga yang diprediksi hanya menghuni bangku cadangan.
Kriteria utama tersebut adalah bukan kiper utama di klub dan memiliki kepribadian berkelas.
"Saat memilih kiper ketiga, penting bagi orang tersebut untuk memiliki kepribadian yang tepat, tapi juga Anda tidak ingin mengambil kiper utama dari klub yang sangat mengandalkannya jika Anda bisa menghindarinya."
"Lalu mengambil pemain itu dari pramusim hanya untuk menjadi kiper ketiga," urai Herdman.
Kandidat pertama, Teja Paku Alam, merupakan kiper nomor satu di Persib Bandung yang akan bersiap di Piala Presiden 2026 dan Kualifikasi Liga Champions Asia 2.
Adapun Muhammad Riyandi sejauh ini berstatus tanpa klub sejak berpisah dari Persis Solo.
Herdman tampak mencari kiper semodel Jason Steele di Timnas Inggris pada Piala Dunia 2026.
Steele hanyalah kiper cadangan Brighton & Hove Albion, tetapi dibawa sebagai training goalkeeper oleh pelatih Thomas Tuchel.
Sosok semacam Steele harus memiliki sikap dan mentalitas yang tepat untuk berperan maksimal dalam sesi latihan, tetapi juga tak menggerutu lantaran kecil peluang bermain.