TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN – Dua rumah di Lingkungan Gaspol, Kelurahan Polewali, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi barat yang terbakar pada Jumat (17/7/2026) mengakibatkan kerugian Rp200 juta.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17:00 WITA tersebut.
Baca juga: Pelaku Kericuhan di Anjungan Pantai Manakarra Bawa Badik dan Mabok Miras
Baca juga: Lelah Tanpa Beban Berat: Saat Dunia Semakin Mudah, Mengapa Hati Justru Semakin Letih?
Kapolsek Polewali IPTU Samsul Bahri Subu memimpin langsung pengamanan di tempat kejadian perkara (TKP), didampingi Pawas IPDA Moris Henrieke dan Pamapta I IPDA Mochamad Nursatrya, S.Tr.K.
Polisi telah mengumpulkan keterangan dari para saksi guna mengungkap penyebab pasti kebakaran.
Berdasarkan keterangan korban, Wahida (55), peristiwa bermula sekitar pukul 16.30 WITA ketika ia mendengar suara ledakan yang disusul padamnya aliran listrik di rumahnya.
Saat memastikan kepada tetangganya, diketahui hanya rumahnya yang mengalami pemadaman listrik.
Wahida kemudian menuju kawasan Pantai Bahari yang berjarak sekitar 150 meter dari rumah untuk memanggil suaminya yang sedang berjualan agar memeriksa KWH listrik.
Namun, belum sempat kembali, keduanya mendengar teriakan warga yang mengabarkan rumah mereka terbakar.
Saat tiba di lokasi, kobaran api telah membesar di bagian atap rumah dan dengan cepat merambat ke rumah milik tetangganya, Ade Makmur (47).
Tengah kepanikan, korban bersama suaminya berhasil menyelamatkan cucu mereka yang masih berada di dalam rumah serta mengevakuasi sepeda motor sebelum api melalap bangunan.
Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.00 WITA setelah enam armada dikerahkan, terdiri atas empat unit mobil pemadam kebakaran Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, satu unit mobil water tank Kodim 1402/Polman, dan satu unit kendaraan water cannon Sat Brimob.
Kapolsek Polewali IPTU Samsul Bahri Subu mengatakan, pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah penanganan di lokasi dan masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran.
“Begitu menerima laporan, personel kami langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan, membantu proses evakuasi, memasang garis polisi, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Dugaan sementara penyebab kebakaran mengarah pada korsleting listrik, namun kami masih menunggu hasil penyelidikan untuk memastikan penyebab pastinya,” ujar IPTU Samsul Bahri Subu.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah dan tidak menggunakan instalasi maupun peralatan listrik, yang sudah tidak layak pakai guna mencegah terjadinya kebakaran.
Saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Polewali Mandar.
Polisi telah memasang garis polisi di lokasi dan mengumpulkan sejumlah keterangan untuk mengungkap penyebab kebakaran tersebut. (*)