Radar Metro Aquatic Open Series 3 Jadi Uji Atlet Renang Menuju PORPROV 2026
taryono July 19, 2026 03:19 PM

Tribunlampung.co.id, Kota Metro - Kejuaraan Renang Radar Metro Aquatic Open Series 3 Tahun 2026 diikuti 1.112 atlet dari berbagai daerah di Indonesia. Ajang yang berlangsung di Kolam Renang Tejosari, Kota Metro, Jumat (17/7/2026), menjadi salah satu evaluasi bagi atlet renang lokal dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Lampung 2026.

Baca juga: Akademisi Unila: Bioetanol Lampung Berpotensi Jadi Industri Baru dan Buka Lapangan Kerja

Bagi tuan rumah, kompetisi berskala nasional tersebut menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan atlet, memantau perkembangan catatan waktu, serta melihat persaingan dengan perenang dari berbagai daerah.

Kejuaraan ini menghadirkan atlet dari sejumlah wilayah, di antaranya Gorontalo, Makassar, Palembang, dan Banten. Persaingan tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan dan seleksi berjalan bagi atlet renang Kota Metro yang diproyeksikan tampil pada PORPROV Lampung 2026.

Ketua Panitia Penyelenggara Hermansyah mengatakan, perkembangan atlet renang Kota Metro menunjukkan tren positif. Menurutnya, hasil dari kejuaraan tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan persiapan menghadapi ajang tingkat provinsi.

"Event ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari proses evaluasi dan seleksi atlet-atlet Metro menuju PORPROV 2026. Dengan adanya atlet nasional asal Metro seperti Bona Emanuel Simon Junta dan Delena, kami optimistis capaian prestasi pada PORPROV mendatang dapat meningkat dibandingkan perolehan tiga medali emas pada tahun 2022," ujar Hermansyah, Minggu (19/7/2026).

Dukungan terhadap pengembangan olahraga renang di Kota Metro juga disampaikan Pemerintah Kota Metro. Sekretaris Daerah Kota Metro Ahmad Haryanto yang hadir mewakili Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso menyebut penguatan sumber daya manusia melalui olahraga menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah.

"Meski Kota Metro memiliki keterbatasan dari sisi sumber daya alam, daerah ini memiliki potensi besar melalui kualitas sumber daya manusia, termasuk para atlet yang terus dikembangkan melalui pembinaan olahraga," kata Ahmad Haryanto.

Ia menambahkan, kedisiplinan dan kerja keras atlet dalam menjalani latihan maupun pertandingan menjadi bagian dari pembentukan karakter generasi muda.

Pemerintah Kota Metro berkomitmen meningkatkan dukungan terhadap fasilitas olahraga, termasuk pembenahan sarana dan prasarana di Kolam Renang Tejosari agar dapat menunjang kegiatan latihan serta pembinaan atlet.

"Bersama Wali Kota Bambang Iman Santoso dan Wakil Wali Kota, pemerintah daerah akan terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana olahraga agar dapat mendukung lahirnya atlet-atlet berprestasi," tutupnya.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.