Pihak Unri Datangi Lokasi Tewasnya dr Alex di Samping RSUD Siak Bersama Polisi
Sesri July 19, 2026 11:19 AM

 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Jajaran pimpinan Universitas Riau (Unri) mendatangi lokasi ditemukannya jasad dr Alex Cristo Loris di semak belukar samping RSUD Tengku Rafian Siak, Sabtu (18/7/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Fakultas Kedokteran Unri yang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

Rombongan terdiri dari Wakil Rektor I, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, serta Dekan Fakultas Kedokteran.

Sebelum menuju lokasi penemuan jenazah, mereka lebih dulu mendatangi Mapolres Siak untuk mendapatkan penjelasan mengenai perkembangan penyelidikan dari penyidik dan tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bid Dokkes).

Kasat Reskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos P mengatakan, pihaknya menjelaskan secara rinci kronologi penanganan perkara hingga proses olah tempat kejadian perkara (TKP). Ia juga mendampingi para petinggi Unri ini ke TKP. 

Baca juga: Soal Dugaan Pembunuhan Dokter Alex Cristo Loris di Siak, Ini Kata Polisi

Baca juga: Penyebab Kematian Dokter Residen Alex Cristo Loris di Siak Masih Misteri, Hasil Forensik Dua Pekan

“Kita kedatangan tamu dari Universitas Riau terkait penemuan mayat mahasiswa PPDS Anestesi Fakultas Kedokteran Universitas Riau. Di sini ada Wakil Rektor I, Dekan, dan Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan,” kata Raja Kosmos, Minggu (19/7/2026).

Menurutnya, kehadiran pimpinan Unri merupakan bentuk perhatian terhadap mahasiswanya.

Karena itu, polisi mengajak rombongan melihat langsung lokasi penemuan jenazah agar mengetahui secara utuh proses penanganan yang telah dilakukan penyidik.

“Intinya, mereka ingin mengetahui lebih detail terkait penanganan perkara ini. Tadi di Polres juga sudah dijelaskan kronologis dan langkah-langkah yang sudah dilakukan Polres Siak. Di TKP ini kami sampaikan bagaimana proses olah TKP sehingga mereka mengetahui apa yang terjadi terhadap mahasiswanya,” ujarnya.

Raja Kosmos juga menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Universitas Riau terhadap proses pengungkapan kasus tersebut.

Sementara itu, saat ditanya wartawan mengenai informasi adanya dugaan luka lebam di bagian kepala, tangan, dan dada korban, Raja Kosmos belum memberikan tanggapan lebih jauh.

Ia menegaskan seluruh temuan medis akan disampaikan setelah hasil autopsi lengkap diterima.

“Nanti akan dijelaskan oleh ahlinya dari Bid Dokkes. Hasil autopsi itu kan belum keluar secara utuh,” katanya.

Sebelumnya, dr Alex Cristo Loris ditemukan meninggal dunia di semak belukar di samping RSUD Tengku Rafian Siak pada Selasa (14/7/2026).

Hingga kini, penyebab pasti kematiannya masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik dan penyelidikan Satreskrim Polres Siak masih terus berlangsung.

(Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.