BANJARMASINPOST.CO.ID - Kenang kejadian Tahun 1992, Abdel Achrian ungkit sejarang panjang bersama mendiang Temon.
Kepergian Komedian Simson Rarameha Ngadang alias Temon untuk selamanya jadi pukulan berat bagi keluarga.
Namun tak cuma keluarga, sejumlah rekanan komedian, termasuk sahabatnya yakni Abdel Achrian jadi salah satu yang paling kehilangan.
Bagaimana tidak, Abdel sudah puluhan tahun bersahabat dengan Temon.
Keduanya sudah akrab sejak merintis karier sebagai penyiar radio.
Abdel menekankan, hubungan keduanya bukan lagi sebatas sahabat, melainkan sudah layaknya saudara.
Keduanya telah melalui berbagai proses panjang bersama, mulai dari menjadi penyiar radio hingga akhirnya dikenal luas sebagai pasangan komedian di layar kaca.
"Kalau dihitung karier Temon selalu ada, dari awal gue siaran udah sama Temon, terus dari awal merintis untuk bisa masuk di acara TV," ungkap Abdel, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Minggu (19/7/2026).
Perjalanan panjang itu membuat keduanya memiliki ikatan yang sangat erat.
Mereka saling mendukung dalam menghadapi berbagai tantangan di industri hiburan, sekaligus tumbuh bersama hingga dikenal publik sebagai duet komedi yang solid.
Seperti halnya nama keduanya menjadi tambah dikenal publik melalui sitkom Abdel & Temon: Bukan Superstar.
"Memang karier gue yang selalu bersama Temon, Off-air juga masih sama Temon, walaupun udah nggak ada acara bareng di TV," ucap Abdel.
Lebih lanjut, pertemuan pertama Abdel dengan Temon terjadi di tahun 1992.
Kala itu keduanya ditemukan saat siaran di Radio SK (Sentra Komedi).
Baca juga: Trauma Lihat Jatah Makanan Dicicipi Tikus, Jonathan Frizzy Akui Menangis di Sel Penjara
Radio SK adalah stasiun radio legendaris di Jakarta yang mengudara pada era 1980-an hingga 1990-an di frekuensi 101,6 FM, sebelum mengudara di kanal 93,2 FM.
Stasiun ini sangat ikonik sebagai pelopor radio khusus humor dan komedi.
"Ketemu tahun 1992 ya, ketemu Temon di Radio SK. Ya udah 34r tahun ya," terang Abdel.
Temon sebelumnya dikabarkan menghembuskan napas terakhirnya di usia 59 tahun akibat serangan jantung pada Minggu (12/7/2026).
Adapun jenazah Temon sudah dimakamkan hari Senin 13 Juli 2026, di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
Di tengah rasa kehilangan, Abdel mengaku menyimpan penyesalan karena tidak dapat mengantarkan Temon hingga ke peristirahatan terakhir.
Abdel diketahui tidak dapat menghadiri prosesi pemakaman Temon lantaran masih berada di luar negeri.
Setelah kembali ke Indonesia dari Amerika Serikat pada Kamis (16/7/2026), Abdel langsung mendatangi TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, untuk memanjatkan doa dan memberikan penghormatan terakhir kepada sang sahabat.
"Gue tuh balik dari Amerika tuh Kamis dini hari, paginya gue ke makamnya temon," kata Abdel.
Abdel mengungkapkan, dirinya sebenarnya ingin hadir dalam prosesi pemakaman sang sahabat.
Namun, karena satu dan lain hal, keinginan tersebut tidak dapat terwujud sehingga meninggalkan rasa bersalah yang masih membekas hingga kini.
"Salah satu yang bikin gue nyesal mungkin ya gue enggak ada di saat terakhir Temon, jadi itu bikin gue sedikit ngrasa nyesel bersalah gitu," ungkapnya.
"Jadi bikin perasaan nggak enak," imbuhnya.
Komedian berusia 55 tahun ini lantas teringat obrolannya dengan Temon dalam konten YouTube-nya.
Kala itu, Abdel sempat berucap dirinya tak akan kuat melayat jika Temon tutup usia.
Ungkapan dari Abdel tersebut, pun secara tak sengaja terbukti dirinya tak bisa mendampingi Temon di saat terakhir karena ada kepentingan di luar negeri.
"Beberapa waktu yang lalu tuh di konten gue ngomong 'kayaknya gue nggak sanggup kalau nglayat lu meninggal deh Mon'."
"Eh ternyata benar gue nggak bisa nganterin, enggak bisa ngelihat jenazahnya terakhir, enggak bisa nganterin ke pemakaman."
"Ya mudah-mudahan Temon tahu gue lagi memang nggak bisa, bukannya nggak mau," tutur Abdel.
Tujuh hari sejak kepergian komedian senior Temon, suasana duka masih begitu terasa di tengah keluarga yang ditinggalkan.
Sang istri, Mae, mengaku hingga kini masih berusaha beradaptasi dengan kenyataan bahwa sosok yang selama ini menghidupkan suasana rumah sudah tak lagi ada.
Menurutnya, keheningan kini menjadi pemandangan yang paling sulit diterima.
Rumah yang biasanya dipenuhi canda dan tawa Temon mendadak terasa begitu sunyi sejak sang komedian meninggal dunia pada Minggu (12/7/2026).
"Kalau dibilang sepi belum terlalu sepi. Cuma kalau di hati ya sepi, karena kan biasanya ketawa, bercanda, ngobrol kayak gitu," ungkap Mae, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Minggu (19/7/2026).
Meski masih berduka, kini Mae mencoba untuk ikhlas.
Mae berharap, dirinya bisa kuat menjalani kehidupan ke depan tanpa sosok Temon.
"Udah tujuh hari ya kita ikhlasin, mudah-mudahan ke depannya kuat lah," ucapnya.
Diungkap Mae, Temon dikenal sebagai sosok yang selalu membawa kebahagiaan bagi keluarga.
Meski memiliki banyak kesibukan di dunia hiburan, almarhum disebut selalu menyempatkan diri berkumpul bersama anak-anak dan mencairkan suasana dengan candaan khasnya.
"Kalau sama saya iya suka bercanda, malam pagi masih bercanda lah."
"Ya setiap omongan dia memang lucu sih, kadang ya kangen gitu," ungkapnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)