Cerita Pasutri Asal Tangerang Banten, Bisa Keliling Indonesia Gegara Rutin Ikut Event Lari
Abdul Rosid July 19, 2026 03:07 PM

TRIBUNBANTEN.COM - Hobi berlari tak hanya membuat tubuh tetap bugar, tetapi juga membuka kesempatan menjelajahi berbagai daerah di Indonesia. 

Itulah yang dirasakan pasangan suami istri asal Bintaro, Kota Tangerang Selatan, Banten, Ari (47) dan Dian (43).

Keduanya mengaku telah mengunjungi sejumlah kota di Indonesia berkat rutin mengikuti berbagai event lari yang digelar di berbagai daerah. 

Mulai dari Jakarta, Semarang, Surabaya, hingga Yogyakarta menjadi destinasi yang mereka datangi sambil menyalurkan hobi olahraga.

Baca juga: Menanti 9 Tahun, Pasutri Lansia Asal Kota Serang Berangkat Haji Bersama di Tahun 2026

Terbaru, pasangan tersebut ikut ambil bagian dalam fun run 5K yang diselenggarakan Kementerian Koperasi (Kemenkop) di kawasan Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (19/7/2026).

Di tengah ribuan peserta yang memadati lintasan, Ari dan Dian berhasil menyelesaikan lomba bersama hingga garis finis.

Berawal dari Komunitas Lari

Ari mengatakan dirinya mengetahui informasi berbagai event lari melalui komunitas yang diikutinya. 

Sejak bergabung, hampir setiap akhir pekan ia bersama sang istri memanfaatkan waktu libur untuk mengikuti perlombaan di berbagai kota.

"Kami dapat informasi dari komunitas lari," ujar Ari.

Menurutnya, olahraga lari menjadi aktivitas yang sederhana karena tidak membutuhkan biaya besar dan bisa dilakukan hampir di mana saja.

Selain menyehatkan, mengikuti event lari juga menjadi cara menyenangkan untuk menikmati suasana kota-kota baru di Indonesia.

Sudah Ikut Event Lari di Berbagai Kota

Selama beberapa tahun terakhir, pasangan asal Tangerang tersebut telah mengikuti berbagai ajang lari di sejumlah daerah.

Salah satu pengalaman yang paling berkesan bagi Dian adalah saat mengikuti event lari di Yogyakarta dengan jarak tempuh mencapai 30 kilometer.

"Kita terjauh lari 30 kilometer. Itu dari Tugu Yogya ke Gua Maria Sendangsono," kata Dian. 

Baginya, olahraga lari menjadi pilihan yang tepat karena mudah dilakukan meski memiliki kesibukan sebagai pekerja kantoran.

Promosikan Budaya Indonesia Lewat Event Lari

Menariknya, Ari dan Dian tidak hanya datang untuk berolahraga. Dalam beberapa kesempatan, keduanya juga memanfaatkan event lari sebagai media untuk memperkenalkan keberagaman budaya Indonesia.

Saat mengikuti fun run Kementerian Koperasi, mereka tampil berbeda dengan mengenakan aksesori khas suku Dayak berwarna merah yang dipadukan dengan pakaian olahraga.

Meski mengaku berlari menggunakan atribut adat tidak selalu nyaman, keduanya tetap memilih mengenakannya sebagai bentuk apresiasi terhadap kekayaan budaya Nusantara.

"Supaya tetap sehat, sekaligus mengenalkan kepada masyarakat bahwa Indonesia memiliki budaya yang sangat beragam," ujar Dian.

Menurutnya, kawasan Car Free Day (CFD) menjadi tempat yang tepat untuk memperkenalkan budaya daerah karena dikunjungi masyarakat dari berbagai wilayah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.