Mahasiswa KKN-T 116 Unhas Seminar Program Kerja di Desa Tettekang, Fokus Pemberdayaan dan Lingkungan
Ari Maryadi July 19, 2026 04:22 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, WAJO -- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) 116 Universitas Hasanuddin resmi memaparkan rangkaian program kerja mereka dalam Seminar Program Kerja yang digelar Rabu, 15 Juli 2026, di Desa Tettekang, Kecamatan Bajo Barat, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Kegiatan ini mengusung tema besar “Pemberdayaan Desa” dan menjadi tahap awal sebelum mahasiswa terjun melaksanakan berbagai program kerja selama masa pengabdian.

Seminar berlangsung dengan agenda formal, diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa, serta dihadiri oleh Kepala Kecamatan Bajo Barat dan Kepala Desa Tettekang, yang masing-masing memberikan sambutan sekaligus dukungan terhadap program-program yang akan dijalankan mahasiswa.

Delapan Program, Dua Fokus Utama

Dalam paparannya, mahasiswa KKN-T 116 membagi program kerja menjadi dua kategori: program kelompok dan program individu yang disusun oleh masing-masing mahasiswa sesuai bidang keahliannya.

Program kerja kelompok menyasar isu lingkungan dan tata batas wilayah desa, yaitu:

• Gerakan Penanaman Pohon Pinang sebagai upaya penghijauan sekaligus pelestarian nilai budaya, mengingat pinang menjadi unsur wajib dalam upacara adat dan pernikahan masyarakat setempat.

• Revitalisasi Tanda Batas Antar Desa melalui pengecatan ulang patok batas yang telah pudar, guna mencegah potensi sengketa wilayah dengan desa tetangga.

Sementara itu, program kerja individu mencakup berbagai bidang mulai dari pendidikan, lingkungan, hukum, hingga pelayanan publik:

1. Mengenal Desaku, Mengenal Diriku (Muh. Anugrah Rahmadhan) — program edukasi etnografi mini bagi siswa SMPN 2 Bajo untuk mengenalkan dasar-dasar antropologi dan menumbuhkan kebanggaan terhadap identitas desa.

2. Edukasi “Sungai Bersih Laut Sehat” (Sultan Salahuddin H.) — edukasi lingkungan interaktif untuk siswa SDN 475 Desa Tettekang tentang keterkaitan sungai dan laut.

3. Legal Guard (Devin Anjani Widyanti) — kajian kewenangan dan penyusunan rancangan kebijakan desa terkait pengelolaan sampah mandiri, mengingat desa belum terjangkau layanan pengangkutan sampah kabupaten.

4. Optimalisasi Prosedur Pelayanan Administrasi Desa (Meily Aisyah Fadila) — pemasangan banner alur pelayanan di kantor desa untuk memperjelas prosedur administrasi bagi warga.

5. E-FUN (English Fun Learning) (Azizah Rustam) — pembelajaran Bahasa Inggris dasar yang interaktif bagi siswa kelas V SDN 475.

6. GEMARIKAN (Gerakan Masyarakat Makan Ikan) (Muh. Fahmi Ramadhan R.) — edukasi gizi perikanan melalui storytelling dan permainan untuk siswa kelas I–III SD, guna mendorong konsumsi ikan sejak dini.

Dukungan Penuh dari Pemerintah Desa

Kepala Desa Tettekang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKN dan menyatakan dukungan penuh terhadap program-program yang telah dirancang, khususnya yang menyentuh langsung kebutuhan warga seperti pengelolaan sampah dan pelayanan administrasi desa. Dukungan serupa juga disampaikan oleh Kepala Kecamatan Bajo Barat.

Sesi seminar kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab, di mana warga dan aparat desa memberikan masukan untuk penyempurnaan pelaksanaan program di lapangan.

Menyasar Akar Persoalan Desa Pegunungan

Sebagai desa pegunungan penghasil cengkeh, Tettekang memiliki tantangan berbeda dari desa pesisir pada umumnya — mulai dari ketiadaan layanan pengangkutan sampah hingga kebutuhan penguatan identitas budaya lokal di kalangan generasi muda.

Program-program yang dipaparkan dalam seminar ini dirancang untuk menjawab persoalan tersebut secara langsung, dengan pendekatan partisipatif bersama masyarakat, perangkat desa, dan tokoh adat.

Seminar program kerja ditutup dengan pembacaan doa dan sesi foto bersama seluruh peserta, menandai dimulainya babak pelaksanaan program KKN-T 116 Universitas Hasanuddin di Desa Tettekang.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.