TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK – Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, seolah tidak pernah kehabisan pesona jika berbicara tentang destinasi wisata alam.
Salah satu surga tersembunyi yang menawarkan petualangan menantang sekaligus keindahan alam yang memukau adalah Air Terjun Riam Ringin (atau yang kerap dikenal warga lokal sebagai Rombo Ringin).
Secara administratif, objek wisata alam ini terletak di Desa Sepangah, Kecamatan Air Besar (Serimbu), Kabupaten Landak.
Bagi para pencinta alam dan petualang, Riam Ringin menyajikan eksotisme hutan hujan tropis yang kawasannya masih sangat asri dan alami.
Untuk menikmati keindahan Riam Ringin, para pelancong harus bersiap melakukan perjalanan yang cukup panjang.
Jika memulai perjalanan dari Kota Pontianak, Anda harus menempuh jarak sekitar 246 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 5 jam perjalanan darat menuju titik pemberhentian di Desa Sepangah.
Baca juga: Alfon Pardosi, Dari Memori Pukul Karung Pasir hingga Terpilih Jadi Ketua Pertina Landak
Petualangan sesungguhnya baru dimulai setelah Anda memarkirkan kendaraan.
Untuk mencapai titik air terjun ini, pengunjung butuh waktu lebih kurang 1,5 jam berjalan kaki menyusuri jalur setapak di tengah rimbunnya hutan.
Rasa lelah selama treking dipastikan akan terbayar lunas begitu deru suara air dan kesejukan udara khas pegunungan mulai menyambut kedatangan Anda.
Riam Ringin memiliki karakteristik unik yang membedakannya dari riam-riam lain di wilayah Serimbu.
Air terjun ini merupakan air terjun musiman dengan fenomena alam yang menakjubkan, terutama saat curah hujan sedang tinggi.
Ketika musim hujan tiba dan debit air meningkat, aliran air tidak hanya mengalir dari satu jalur, melainkan meluncur deras dari dua sisi tebing yang berbeda.
Fenomena alami ini seketika mengubah Riam Ringin menjadi air terjun kembar yang berdiri megah di tengah hutan Serimbu, menyajikan pemandangan visual yang luar biasa bagi siapa saja yang menyaksikannya.
Karena lokasinya yang masih sangat murni, para pengunjung yang datang ke Air Terjun Riam Ringin sangat diimbau untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar dengan tidak membuang sampah sembarangan, demi menjaga warisan alam Landak ini tetap lestari. (*)