Polresta Bandar Lampung Tampil Beda, Truk Kontainer Disulap Jadi Panggung Edukasi Bahaya Narkoba
soni yuntavia July 19, 2026 07:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Penampilan Polresta Bandar Lampung menjadi salah satu yang paling menyita perhatian dalam Festival Kendaraan Hias dan Pawai Budaya Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandar Lampung di Tugu Adipura, Minggu (19/7/2026).

Baca juga: Semarak HUT ke-344, Eva Dwiana Buka Festival Kendaraan Hias dan Pawai Budaya Begawi 2026

Satu unit truk kontainer yang disulap menjadi panggung berjalan dengan konsep edukasi keselamatan berlalu lintas, bahaya narkoba, dan hiburan menjadi magnet bagi ribuan warga yang memadati jalur pawai.

Kontainer milik Polresta Bandar Lampung tersebut tampil berbeda dari kendaraan hias lainnya.

Di atas panggung berjalan itu, masyarakat disuguhkan visual dramatis berupa pemeran korban kecelakaan lalu lintas hingga korban penyalahgunaan narkotika sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat.

Pesan yang ingin disampaikan sederhana namun kuat, yakni satu pelanggaran di jalan raya maupun penyalahgunaan narkoba dapat berdampak fatal dan merenggut masa depan.

Suasana semakin semarak ketika Janji Jaga Band tampil membawakan sejumlah lagu yang diselingi ajakan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tertib berlalu lintas, serta menjauhi penyalahgunaan narkoba.

Konsep tersebut membuat kendaraan hias Polresta Bandar Lampung menjadi salah satu atraksi yang paling banyak mendapat perhatian masyarakat sepanjang rute Festival Kendaraan Hias dan Pawai Budaya.

Tak hanya menghadirkan kendaraan edukatif, Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay juga memimpin langsung barisan pawai budaya bersama Wakapolresta, para Pejabat Utama, hingga para Kapolsek.

Mereka tampil mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia sebagai simbol persatuan dalam keberagaman serta semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Festival Kendaraan Hias dan Pawai Budaya HUT ke-344 Kota Bandar Lampung tersebut secara resmi diberangkatkan oleh Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bandar Lampung.

Kasi Humas Polresta Bandar Lampung AKP Agustina Nilawati mengatakan konsep kendaraan hias sengaja dibuat berbeda agar pesan-pesan kepolisian dapat diterima masyarakat dengan lebih menarik.

"Melalui panggung berjalan ini kami ingin mengedukasi masyarakat dengan cara yang lebih menarik. Visual korban kecelakaan lalu lintas maupun penyalahgunaan narkotika menjadi pengingat bahwa pelanggaran hukum dan perilaku berisiko memiliki konsekuensi nyata.

Kami berharap pesan keselamatan berlalu lintas, bahaya narkoba, dan pentingnya menjaga kamtibmas dapat tersampaikan secara efektif," ujar Agustina.

Menurut Agustina, keikutsertaan Polresta Bandar Lampung dalam festival tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap peringatan HUT ke-344 Kota Bandar Lampung sekaligus upaya mendekatkan Polri kepada masyarakat melalui pendekatan budaya, edukasi, dan hiburan.

Selain itu, penggunaan pakaian adat Nusantara oleh jajaran Polresta Bandar Lampung juga menjadi simbol bahwa keberagaman merupakan kekuatan bangsa yang harus terus dijaga.

"Polri ingin hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini kami mengajak seluruh warga bersama-sama menjaga persatuan, tertib berlalu lintas, menjauhi narkoba, dan menciptakan Kota Bandar Lampung yang aman, nyaman, serta kondusif," tutupnya.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.