Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Di balik padatnya aktivitas jual beli di Pasar Mardika Ambon, masih menyelip persoalan klasik yang belum juga tuntas hingga saat ini Minggu (19/7/2026).
Selokan di sisi jalan kawasan pasar tampak dipenuhi tumpukan sampah, mulai dari plastik, botol minuman, sisa sayuran, tempurung kelapa, hingga limbah rumah tangga.
Pantauan TribunAmbon.com, tumpukan sampah itu hampir memenuhi sebagian saluran drainase.
Kondisi tersebut tentunya membuat aliran air terganggu dan menimbulkan aroma kurang sedap, meski para pedagang tetap melayani pembeli seperti biasa.
Di atas trotoar, puluhan pedagang sayur terlihat menggelar dagangannya di bawah payung sederhana.
Namun hanya beberapa sentimeter dari tempat mereka berjualan, sampah berserakan memenuhi selokan yang seharusnya menjadi jalur pembuangan air.
Pemandangan itu menjadi kontras tentunya.
Di satu sisi, roda perekonomian masyarakat terus berputar sejak pagi hingga malam hari.
Di sisi lain, persoalan kebersihan lingkungan masih menjadi pekerjaan rumah yang hingga kini belum terselesaikan secara optimal.
Salah seorang pembeli Amran, mengaku tumpukan sampah tersebut mengganggu kenyamanan.
Baca juga: Drainase di Wainitu Belum Diperbaiki, Masyarakat Tagih Janji Wali Kota Bodewin Wattimena
Baca juga: Proyek Masela Buka 12 Ribu Lapangan Kerja, Bahlil Tegaskan Utamakan SDM Lokal Berkeahlian
Menurutnya kondisi tersebut juga dikhawatirkan memicu penyumbatan saluran Drainase terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.
Maka dari itu kata dia, jika dibiarkan tumpukan sampah berpotensi menyebabkan genangan air hingga memperparah resiko banjir di kawasan pasar.
Selain itu, pemerintah harus menegaskan kebijakan penertiban sampah yang lebih tertata dan tegas, agar pengelolaan sampah di kawasan pasar Mardika dapat diatasi secara optimal.
“Ini pusat perekonomian aktivitas pasar di Pulau Ambon, seharusnya penertiban sampah lebih diperketat,” pintanya.
Diharapkan kondisi tersebut segera mendapatkan penanganan, baik melalui pembersihan rutin maupun penambahan fasilitas tempat sampah di sekitar area pasar.
Agar wajah Pasar Mardika sebagai pusat perdagangan terbesar di Kota Ambon dapat menjadi lebih bersih dan nyaman bagi pengunjung.
Masalah sampah di Kawasan Pasar Mardika sebenarnya bukan persoalan baru tentunya.
Berbagai laporan sebelumnya juga telah menyoroti selokan dan area sekitar pasar yang kerap dijadikan tempat pembuangan sampah liar.
Sehingga mengganggu aktivitas pedagang maupun pengunjung.
Di sisi lain, Pemerintah Kota Ambon sendiri telah mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan hingga bagaimana mengatur jam pembuangan sampah yang lebih tertata dan denda pembuangan sampah liar.
Lagi-lagi kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah menjadi tantangan tersendiri. (*)