PSIS Semarang Bertolak ke Yogyakarta Jalani TC Usai Laga Kontra Persebaya, Ini Fokus Tim Pelatih
rika irawati July 20, 2026 09:07 AM

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Skuad PSIS Semarang langsung bertolak ke Yogyakarta usai menjalani laga uji coba melawan Persebaya Surabaya, Minggu (19/7/2026).

Mereka akan fokus melakukan training center (TC) sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi Liga 2 Championship 2026/2027.

Sementara, dalam laga uji coba melawan Bajul Ijo, Mahesa Jenar sukses menahan imbang tuan rumah 2-2.

Laga uji coba Persebaya vs PSIS itu digelar di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.

Pertandingan persahabatan ini digelar untuk memeriahkan HUT Ke-99 Persebaya bertajuk 99th Anniversary Game.

Baca juga: Susunan Pemain Persebaya vs PSIS, Kedua Tim Jajal Pemain Anyar

Pelatih PSIS Semarang Widodo C Putro mengatakan, hasil imbang melawan Persebaya menjadi modal positif PSIS yang baru sekitar 10 hari menjalani persiapan pramusim.

Pertandingan melawan tim Super League itu berhasil membangun rasa percaya diri pemain sekaligus menghasilkan sejumlah catatan evaluasi tim pelatih.

Menurut Widodo, program di Yogyakarta akan difokuskan untuk meningkatkan tiga aspek utama, yakni kondisi fisik, mental bertanding, dan pemahaman taktik para pemain.

"Habis ini kami ada TC di Jogja. Saya harapkan, pemain mau maksimal untuk meningkatkan fisik mereka. Satu mentality, physically, dan ketiga pemahaman taktik. Jadi itu yang harus dibenahi," kata mantan pelatih Bali United tersebut usai pertandingan.

Menurut dia, selama 10 hari awal latihan, tim pelatih lebih banyak berupaya menyatukan chemistry pemain sekaligus menanamkan sistem permainan yang akan menjadi identitas PSIS musim ini.

"Metode latihan yang saya lakukan selama sepuluh hari itu bagaimana menyatukan chemistry, sistem, dan formasi di dalam bermain."

"Ketika build up harus bagaimana, formasi di middle dan attack harus bagaimana, itu yang terus saya ulang-ulang selama sepuluh hari dan pemain cukup paham dengan itu," ujarnya.

Ia menilai, progres yang ditunjukkan para pemain cukup menggembirakan meski tingkat kesiapan tim belum sepenuhnya maksimal.

"Ya, tentunya kepercayaan diri pemain saat ini sudah terbangun walaupun hari ini mungkin baru 30 persen, tapi nanti bertahap," tambahnya.

Ubah Strategi

Sementara, dalam laga kontra Persebaya, PSIS sempat tertinggal dua gol lebih dulu.

Persebaya membuka keunggulan melalui Alex Martins pada menit ke-35, sebelum Yann Mabella menggandakan skor pada menit ke-53.

Baca juga: PSIS Menyusul? 4 Tim Liga 2 Raih Tiket Promosi setelah Gelar Uji Coba Pramusim Kontra Persebaya

Namun, perubahan strategi yang dilakukan Widodo C Putro di babak kedua mampu mengubah jalannya pertandingan.

Ia mengubah formasi dari tiga bek tengah menjadi dua bek tengah serta memasukkan gelandang dengan karakter lebih menyerang.

Pergantian itu terbukti efektif setelah Lorensius Amanat Sabda yang masuk sebagai pemain pengganti mencetak dua gol pada menit ke-74 dan 84 untuk memaksa laga berakhir imbang 2-2.

"Pertandingan tadi cukup seru di mana kami sendiri di babak pertama bermain kurang berani bermain terbuka. "

"Setelah kami ketinggalan dan melakukan beberapa pergantian, kami mendapatkan dua gol."

"Kemudian, ada perubahan taktikal yang semula tiga bek tengah menjadi dua bek tengah. Kami juga masukkan gelandang tipikal menyerang," jelasnya.

Sementara itu, Lorensius Amanat Sabda bersyukur mampu memanfaatkan kesempatan yang diberikan pelatih dengan mencetak dua gol penyeimbang.

"Semua karena kemurahan Tuhan dan pelatih yang support kami. Alhasil, kami bisa menahan imbang skor menjadi 2-2," ucapnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.