SURYA.co.id, Surabaya - Awal yang baik ditunjukkan Persebaya Surabaya dalam laga pramusim bertajuk 99th Anniversary Game melawan PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (19/7/2026). Bajol Ijo menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 berkat gol perdana striker anyar asal Brasil, Alex Martins.
Gol tersebut menjadi catatan penting karena lahir dari skema sepak pojok yang dieksekusi Francisco Rivera. Sundulan Alex lepas dari kawalan bek PSIS dan menggetarkan gawang Rizky Darmawan. Momentum ini sekaligus menandai debut manis sang striker bersama Persebaya.
Sebanyak lima pemain baru langsung diturunkan sejak awal laga, termasuk Alex Martins. Kehadiran mereka memberi warna baru dalam permainan Bajol Ijo. Persebaya tampil menyerang sejak menit pertama dengan sejumlah peluang tercipta.
Meski akhirnya laga berakhir imbang 2-2, gol Alex tetap menjadi sorotan. Ia menunjukkan insting tajam yang selama ini membuatnya dikenal sebagai salah satu striker paling produktif di Liga Indonesia.
Kemarin, Alex Martins tampil sebagai starter bersama Miguel Pereira, Yuran Fernandes, Ricky Pratama, dan Dicky Kurniawan. Sejak awal, Persebaya langsung menekan pertahanan PSIS. Peluang Rivera dan Dicky sempat menguji kiper Rizky Darmawan.
Gol Alex tercipta di menit 35 melalui sundulan akurat. Ia berhasil memanfaatkan umpan Rivera dari sepak pojok. Gol ini menjadi pembuka jalan bagi Persebaya untuk unggul lebih dulu.
Tambahan waktu babak pertama tidak mengubah keadaan. Persebaya menutup paruh pertama dengan keunggulan 1-0. Gol Alex menjadi pembeda sekaligus bukti kualitasnya sebagai striker berpengalaman.
Sebelumnya, Persebaya resmi memperkenalkan Alex Martins sebagai rekrutan anyar untuk musim 2026/2027 pekan lalu
Striker berusia 33 tahun itu menandatangani kontrak multiyears hingga 2028. Kehadirannya menjadi bukti keseriusan manajemen memperkuat lini serang.
Alex sendiri bukan sosok asing di Liga Indonesia. Dalam tiga musim terakhir bersama Dewa United, ia mencatatkan 92 penampilan dengan torehan 67 gol dan 13 assist. Musim lalu, ia mencetak 20 gol dari 34 pertandingan.
Produktivitasnya konsisten, setiap musim selalu mencetak lebih dari 20 gol. Catatan ini menegaskan statusnya sebagai salah satu penyerang paling berbahaya di kompetisi.
Alex mengaku antusias menyambut petualangan barunya bersama Persebaya. Ia menyebut kesempatan membela Bajol Ijo sebagai tantangan besar yang ingin dijalani dengan penuh semangat.
“Saya sangat senang dan bahagia bisa menjadi bagian dari Persebaya. Saya memiliki kontrak dua tahun ke depan dan ingin memberikan dedikasi terbaik agar kami bisa mencapai target serta meraih tujuan bersama,” kata Alex Martins.
Baca juga: Hasil Imbang Rasa Kalah Persebaya Vs PSIS Semarang dalam 99th Anniversary Game, Ini Janji Pelatih
Ia menilai proyek yang sedang dibangun Persebaya menjadi alasan utama menerima tawaran. Menurutnya, klub memiliki visi jelas untuk bersaing di jalur juara.
“Saya melihat Persebaya memiliki proyek yang sangat baik. Karena itu, saya mengambil keputusan untuk datang dan bekerja bersama tim ini. Saya ingin menjadi bagian dari perjalanan Persebaya untuk meraih target-target yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Selain proyek tim, atmosfer dukungan Bonek dan Bonita juga meninggalkan kesan mendalam bagi Alex. Selama beberapa musim bermain sebagai lawan Persebaya, ia merasakan langsung besarnya dukungan suporter.
“Bukan hanya timnya, tetapi juga suporternya. Itu yang membuat saya tertarik. Saya beberapa kali bermain melawan Persebaya dan melihat langsung bagaimana dukungan mereka kepada tim,” tuturnya.
“Saat itu saya selalu berpikir, pasti menyenangkan bisa merasakan dukungan sebesar itu dari sisi yang berbeda. Sekarang saya sangat senang akhirnya bisa menjadi bagian dari Persebaya,” tambahnya.
Kini, setelah resmi berseragam Persebaya, Alex membawa ambisi besar untuk membantu Bajol Ijo meraih prestasi lebih tinggi. Ia bertekad mencetak gol sebanyak mungkin dan menjadi motor utama produktivitas tim.