Fans Piala Dunia asal London menghabiskan Rp 6,5 juta demi beli bir dari 48 negara peserta. Ia meminumnya setiap kali satu tim tersingkir dari turnamen.
Seorang penggemar Piala Dunia asal London punya cara unik menikmati jalannya turnamen. Ia membeli bir dari seluruh 48 negara peserta Piala Dunia.
Kemudian, ia meminumnya satu per satu setiap kali sebuah tim dipastikan tersingkir dari kompetisi. Aksi tersebut dilakukan oleh Gus Hully, seorang analis industri musik asal London.
Dilansir dari PEOPLE (19/7), Hully mengaku menghabiskan sekitar Rp 6,5 juta untuk mengumpulkan minuman dari seluruh negara peserta Piala Dunia.
Menurutnya, setiap bir yang diminum menjadi bentuk penghormatan sekaligus penutup perjalanan sebuah tim di turnamen.
Fans Piala Dunia Ini Beli Bir dari 48 Negara, Diminum Tiap Tim Tersingkir Foto: Instagram/Hully Gus
|
"Pada dasarnya saya meminum bir itu sebagai bentuk bersulang atas partisipasi mereka sekaligus kegagalan mereka memenangkan turnamen," ujar Hully.
Mengumpulkan minuman dari 48 negara ternyata bukan perkara mudah. Hully mengaku kesulitan mendapatkan minuman dari beberapa negara, terutama yang memiliki larangan atau aturan ketat terkait alkohol. Salah satu yang paling sulit didapat berasal dari Irak.
"Saya kesulitan mendapatkan minuman dari Irak. Akhirnya saya mengirim sekitar Rp 652 ribu kepada seseorang di Polandia. Dia kemudian mengirimkan minuman malt nonalkohol yang dibawanya sebagai suvenir dari perjalanan ke Irak beberapa tahun lalu," jelasnya.
Ini bukan kali pertama Hully mencoba tantangan tersebut. Ia terinspirasi dari seorang temannya yang melakukan hal serupa saat Piala Dunia 2010.
Hully sempat gagal melengkapi koleksi pada Piala Dunia 2014, tetapi berhasil mengumpulkan seluruh minuman peserta pada edisi 2018 dan 2022. Ia juga sukses melakukannya pada Piala Dunia Wanita 2019 dan 2023.
Fans Piala Dunia Ini Beli Bir dari 48 Negara, Diminum Tiap Tim Tersingkir Foto: Instagram/Hully Gus
|
Tahun ini tantangannya terasa lebih besar karena FIFA menambah jumlah peserta dari 32 menjadi 48 negara. Meski demikian, Hully berhasil menyelesaikan misinya hingga menyisakan dua minuman untuk partai final.
Selama menjalankan tantangan itu, Hully menemukan beberapa bir yang menjadi favoritnya. Ia mengaku terkesan dengan Petra dari Yordania dan Bicho dari Panama yang menurutnya memiliki rasa jauh lebih enak dari perkiraannya.
Selain itu, Augustiner Helles dari Jerman juga menjadi salah satu favorit karena dianggap sebagai bir klasik dengan kualitas yang sudah terkenal.
Sebaliknya, Hully mengaku kurang menikmati sejumlah minuman nonalkohol dari kawasan Timur Tengah. Menurutnya, Fizzin dari Qatar dan Istak dari Iran menjadi dua minuman yang paling tidak sesuai dengan seleranya.
Daftar lengkap 48 minuman tersebut juga dibagikan Hully melalui akun Instagram pribadinya. Beberapa di antaranya adalah Pabst Blue Ribbon untuk Amerika Serikat, Modelo Negra untuk Meksiko, Signature Brew Roadie untuk Inggris, dan Kronenbourg untuk Prancis.
Saat laga final Piala Dunia yang mempertemukan Argentina dan Spanyol pada Minggu (19/7), Hully menyiapkan dua bir terakhir, yakni Quilmes untuk Argentina dan Estrella Galicia untuk Spanyol.







