Tangani 3 Kebakaran Dalam 24 Jam, Damkar Indramayu Ingatkan Warga Tak Bakar Sampah Sembarangan
Mutiara Suci Erlanti July 20, 2026 03:11 PM

 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi


TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Jajaran Satpol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu menangani tiga kejadian kebakaran hanya dalam kurun 24 jam dari Minggu (19/7/2026) pagi hingga Senin (20/7/2026) dinihari.


Petugas berhasil menjinakkan amukan si jago merah secara berturut-turut di tiga lokasi berbeda, dan melanda lokasi wisata, gedung walet, serta rumah warga selama kurun waktu tersebut.


Kabid Damkar Satpol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu, Jajat Wibisono, mengatakan, kebakaran pertama terjadi di areal Wisata Al Barokah, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, pada Minggu pagi kira-kira pukul 08.01 WIB.

Baca juga: Dinkes Indramayu Dorong ASN Jadi Pelopor Budaya Hidup Sehat di Keluarga dan Masyarakat


Menurut dia, kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik itu menghanguskan sebagian areal Wisata Al Barokah, dan upaya pemadaman hingga membutuhkan waktu selama kira-kira hampir satu jam.


"Kejadian berikutnya menimpa gedung walet di Desa Cipancuh, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, pada Minggu siang kira-kira pukul 14.05 WIB," ujar Jajat Wibisono saat dihubungi melalui pesan singkatnya, Senin (20/7/2026).


Ia mengatakan, kebakaran itu diduga akibat tindakan penjaga gedung walet yang secara sengaja membakar rumput ilalang untuk membersihkan akses jalan menuju menuju tersebut.


Namun, kobaran api membesar hingga merembet ke pipa paralon yang menempel di dinding gedung walet hingga naik, dan menghanguskan bagian atapnya sebelum berhasil dipadamkan petugas.


Selain itu, peristiwa kebakaran berikutnya menimpa rumah warga Desa Pangkalan Tengah, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, pada Senin dinihari kira-kira pukul 00.25 WIB.


"Hampir seluruh bagian rumah tersebut hangus terbakar, dan kami juga mengerahkan tiga unit armada ditambah bantuan satu unit armada dari Pertamina Losarang, karena kobaran apinya cukup besar," kata Jajat Wibisono.


Ia menyampaikan, kebakaran rumah warga di Desa Pangkalan Tengah itu dipicu aktivitas pembakaran sampah di areal belakangnya, kemudian kobaran api membesar hingga melalap bangunannya.

Baca juga: Potensi Kebakaran Meningkat Saat Kemarau, Damkar Indramayu Imbau Warga Stop Bakar Sampah Sembarangan


Pihaknya pun mengingatkan masyarakat Indramayu tidak membakar sampah sembarangan di lingkungan sekitarnya, karena potensi kebakaran pada musim kemarau seperti sekarang cenderung meningkat.


Terlebih, dua dari tiga kejadian kebakaran itu dipicu aktivitas pembakaran sampah dan rumput yang pada akhirnya kobaran apinya justru membesar akibat embusan angin yang cukup kencang.


Jajat juga mengimbau masyarakat segera menghubungi call center Damkar Indramayu melalui nomor WhatsApp 082219810022 dan 082118899143 saat terjadi kebakaran maupun peristiwa darurat lainnya.


"Jika melihat potensi api atau kebakaran, maka segera hubungi layanan call center Damkar Indramayu, karena respons cepat dari masyarakat sangat membantu untuk mencegah dampak yang lebih besar," ujar Jajat Wibisono.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.