POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Ratusan paket bantuan sosial berupa beras dan minyak goreng tersusun rapi di sisi bagian belakang Aula Kantor Camat Manggar, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Manggar, Senin (20/7/2026).
Di dalam, ratusan warga penerima manfaat yang merupakan nelayan lokal duduk tertib di deretan kursi yang telah disediakan oleh panitia.
Sepatah dua patah kata sambutan dari Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Belitung Timur serta Bupati Belitung Timur pun mengisi jalannya acara.
Begitu sesi penyampaian sambutan selesai dilakukan, acara langsung bergeser ke penyerahan bantuan paket sembako secara simbolis kepada perwakilan nelayan.
Setelah itu, barulah petugas membagikan seluruh paket bantuan secara teratur dan tertib kepada setiap penerima manfaat yang hadir.
Untuk hari Senin ini, penyaluran perdana paket bantuan khusus diberikan kepada 234 kepala keluarga nelayan yang tersebar di wilayah Kecamatan Manggar.
Sementara itu, sisa paket bantuan dari total kuota 500 paket yang disiapkan dipastikan akan dibagikan secara bergilir ke kecamatan-kecamatan lain di Belitung Timur mulai hari Selasa hingga Kamis mendatang.
Baca juga: 605,5 Kg Timah Modus Kirim Ikan Asin Gagal Diselundupkan, Dikemas Pakai Kardus Minyak Goreng
Penyaluran berkala ini akan menyasar seluruh wilayah kecamatan pesisir di Belitung Timur, kecuali Kecamatan Simpang Renggiang karena secara geografis tidak memiliki wilayah perairan laut dan masyarakat nelayan.
Kepala DSP3A Belitung Timur, Ronny Setiawan, menjelaskan bahwa penyaluran stimulan sembako pada hari ini merupakan realisasi perdana dari program daerah yang bersumber dari janji politik kepala daerah.
Program sosial ini dirancang untuk mengintervensi serta meringankan beban ekonomi yang dialami para nelayan memasuki musim cuaca ekstrem dan angin kencang di laut.
"Pertama, bantuan ini merupakan bagian dari program strategis Bupati sendiri. Jadi, janji politik beliau pada saat itu yang sudah dimasukkan ke dalam RPJMD, sehingga menjadi bagian dari program strategis daerah. Baru pada hari inilah perdana kita membagikan program bantuan untuk nelayan pada saat angin kencang ini," ujar Ronny kepada Posbelitung.co, Senin (20/7/2026).
Ronny mengakui bahwa bantuan pangan berupa kebutuhan pokok ini memang hanya bersifat sebagai stimulan sementara di tengah masa sulit melaut.
Meski nominalnya tidak seberapa, langkah ini menjadikomitmen nyata dari pemda untuk tetap hadir melindungi warganya yang sedang terhimpit.
Baca juga: 50 Rider CRF Rally Indonesia Jelajah Belitong 2026, Touring Mulai Kantor Bupati, Tempuh Rute 150 Km
Terkait penyaringan data, pihak dinas menerapkan mekanisme penyaringan yang sangat ketat melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
DSP3A menyaring data warga pesisir yang berprofesi sebagai nelayan, lalu mengerucutkan prioritasnya khusus pada kelompok masyarakat yang masuk dalam kategori desil 1 hingga desil 4.
Kemudian, mereka memastikan calon penerima belum pernah atau tidak sedang mendapatkan program bantuan sejenis dari anggaran pemerintah lainnya.
"Jadi mereka yang belum pernah menerima bantuan itu, seperti dari PKH, BPNT, atau mungkin CBP, itu yang kita harapkan untuk kita prioritaskan. Yang belum keterima di tahun ini, mudah-mudahan di tahun berikutnya akan menerima itu secara bergilir," ucap Ronny.
Sementara itu, Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten, mengungkapkan bahwa pemda di bawah kepemimpinannya akan terus berupaya maksimal memprioritaskan anggaran daerah untuk kepentingan masyarakat kecil.
Kamarudin menyatakan, segala bentuk efisiensi anggaran pertambangan dan pemotongan Dana Transfer Ke Daerah (TKD) di lingkup birokrasi tidak akan menyurutkan program pro-rakyat.
"Makanya saya selalu sampaikan ke masyarakat bahwa visi misi kita tuh tetap kita jalankan. Walaupun anggaran kita sekarang efisiensi, TKD kita banyak dipotong, tapi tetap kita usahakan supaya masyarakat tuh yang menerima manfaat," ungkap Kamarudin.
Pemerintah daerah pun berharap bantuan sosial ini dapat dianggarkan kembali pada tahun-tahun anggaran berikutnya diikuti nilai kuota dan jumlah sebaran penerima yang jauh lebih besar lagi.
(Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)