Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Sekolah Rakyat di Provinsi Bengkulu mulai beroperasi hal ini merupakan upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Sekolah ini mulai beroperasi dengan ditandai dengan kegiatan Open House dan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 yang berlangsung di Gedung Serbaguna Sekolah Rakyat Terintegrasi, Kelurahan Pekan Sabtu, Kota Bengkulu, Senin (20/7/2026).
Kegiatan tersebut juga dihadiri Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, Anggota DPR RI Komisi V Erna Sari Dewi, Anggota DPD RI asal Bengkulu Destita Khairilisani, unsur Forkopimda Provinsi dan Kota Bengkulu, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Sekolah Rakyat Terintegrasi merupakan program pemerintah yang mengusung konsep pendidikan berasrama untuk memberikan kesempatan belajar yang lebih baik bagi peserta didik dari keluarga yang membutuhkan.
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bengkulu, Yuli Armayeni, mengatakan kegiatan pembukaan diawali dengan open house agar orang tua dan siswa dapat mengenal lingkungan sekolah sebelum seluruh rangkaian pembelajaran dimulai.
Menurutnya, setelah kegiatan tersebut, seluruh peserta didik akan menjalani pemeriksaan kesehatan secara gratis selama dua hari sebagai bagian dari persiapan sebelum memasuki tahapan MPLS.
“Hari ini kita melaksanakan open house sekaligus pembukaan MPLS. Selama dua hari ke depan seluruh siswa akan mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis, sedangkan MPLS secara penuh dimulai pada 23 Juli nanti,” kata Yuli kepada wartawan, Senin (20/7/2026).
Pada tahun ajaran pertama, Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bengkulu menerima sebanyak 262 peserta didik.
Rinciannya terdiri dari 52 siswa jenjang sekolah dasar (SD), 90 siswa sekolah menengah pertama (SMP), dan 120 siswa sekolah menengah atas (SMA).
Yuli menjelaskan, kesiapan asrama menjadi perhatian utama karena seluruh peserta didik akan tinggal di lingkungan sekolah selama menjalani pendidikan.
Menurutnya, berbagai fasilitas penunjang juga telah disiapkan untuk mendukung proses belajar mengajar.
Mulai dari ruang kelas untuk setiap jenjang pendidikan, laboratorium ilmu pengetahuan alam (IPA), perpustakaan, ruang bimbingan konseling, ruang guru, hingga ruang tata usaha telah tersedia dan siap digunakan.
“Karena ini sekolah berasrama, fokus utama kami memastikan seluruh asrama sudah siap dihuni sehingga anak-anak bisa tinggal dengan nyaman selama mengikuti pendidikan,” ujarnya.
Ia berharap seluruh sarana yang telah disediakan dapat menciptakan lingkungan belajar yang nyaman sehingga siswa mampu mengembangkan potensi akademik maupun karakter selama menempuh pendidikan.
Sementara itu, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Sosial, Kementerian Pekerjaan Umum, serta seluruh pihak yang telah mendukung hadirnya Sekolah Rakyat di Provinsi Bengkulu.
Helmi mengatakan Bengkulu menjadi salah satu daerah yang memperoleh perhatian melalui pembangunan dua Sekolah Rakyat, masing-masing berada di Kota Bengkulu dan Kabupaten Kaur.
Selain itu, pemerintah pusat juga akan membangun Sekolah Garuda di Bengkulu dengan nilai investasi yang diperkirakan mencapai hampir Rp1 triliun.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Presiden Prabowo serta seluruh kementerian. Bengkulu mendapat dua Sekolah Rakyat dan juga Sekolah Garuda. Ini menjadi investasi besar untuk masa depan pendidikan daerah,” ujar Helmi.
Menurutnya, pembangunan sektor pendidikan tersebut menjadi bukti bahwa anggaran negara dapat diwujudkan dalam program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Ia berharap seluruh tenaga pendidik, pengelola sekolah, serta orang tua dapat bersinergi mendampingi para siswa agar mampu tumbuh menjadi generasi yang berkualitas.
“Saya titip kepada kepala sekolah, guru, dan orang tua, mari kita bersama-sama mendampingi anak-anak ini. Percayakan proses pendidikannya, mudah-mudahan mereka tumbuh menjadi generasi Merah Putih terbaik yang membanggakan Bengkulu dan Indonesia,” tutup Helmi.