Remaja Perempuan Asal Palembang Pamerkan Busana Adat Muba di Pemilihan Duta Anak Indonesia 2026
Refly Permana July 20, 2026 09:47 PM

 

SRIPOKU.COM - Clemency berhasil mengharumkan nama Sumatera Selatan di ajang Pemilihan Duta Anak Indonesia 2026.

Meski belum berhasil menjadi juara, remaja perempuan asal Kota Palembang ini berhasil terpilih menjadi runner-up.

Untuk mencapai posisi saat ini, Clemency yang baru berusia 12 tahun menjalani serangkaian perjuangan yang tidak mudah.

Ia tidak hanya dituntut mahir berlenggak-lenggok di atas catwalk, tetapi juga harus memiliki wawasan yang luas.

Semua itu diceritakan Clemency saat menjadi bintang tamu podcast Tamu Sripo di Graha Tribun Palembang belum lama ini.

Baca juga: Retno Pastikan Pajak tak Jadi Beban, Podcast Inspirasi Kartini Bersama Kakanwil DJP Sumsel Babel

Dalam ajang ini, Clemency bersaing dengan 15 finalis lain dari berbagai provinsi.

Salah satu pengalaman yang berkesan baginya adalah proses karantina selama empat hari di Jakarta.

"Saat itu juga ada proses wawancara menggunakan bahasa Inggris dan latihan koreografi," kata remaja berusia 12 tahun ini, dikutip Sripoku.com dari kanal YouTube SripokuTV, Senin (20/7/2026).

Ketika ajang pemilihan dimulai, Clemency menampilkan kemampuannya bermain cello dengan membawakan lagu 'Titanium'.

Ia juga tampil catwalk dengan mengenakan busana adat dari Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Salah satu poin penting yang diangkat Clemency adalah advokasinya mengenai pelestarian budaya dan pentingnya menjaga identitas anak dalam berpenampilan.

Ia mengikuti berbagai agenda padat, mulai dari latihan koreografi, city tour, hingga sesi wawancara yang dilakukan sepenuhnya dalam bahasa Inggris.

Baca juga: Denada Kecewa Lihat Ressa Rizky Rossano Koar-koar di Podcast Kuliti Aibnya, Minta Saling Introspeksi

"Sempat merasa gugup, terutama pada hari pertama saat sesi wawancara, namun berhasil mengatasinya dengan terus belajar," katanya.

Selain unjuk bakat, Clemency harus mempresentasikan advokasinya mengenai cinta budaya dan suara anak Indonesia.

Ia juga menghadapi sesi tanya jawab yang menguji wawasan dan kemampuan berbicaranya.

"Jujur sempat merasa lelah dengan tugas-tugas sebagai finalis, tetapi tetap menunjukkan komitmen tinggi hingga akhirnya berhasil dinobatkan sebagai Runner-up II Duta Anak Indonesia 2026," katanya.

Clemency berpesan kepada anak-anak Indonesia untuk terus mencoba hal baru, mengikuti _passion_, dan memiliki kemauan kuat untuk mencapai cita-cita.

Simak perjalanan Clemency selengkapnya di sini:

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.