TRIBUNBANYUMAS.COM, PEKALONGAN - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan empat kendaraan terjadi di ruas Jalan Raya Bojong-Wiradesa, Desa Karangsari, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
Insiden beruntun tersebut dipicu sebuah truk dump yang diduga oleng hingga masuk ke jalur berlawanan dan menghantam tiga kendaraan sekaligus.
Peristiwa nahas ini mengakibatkan satu orang menderita luka berat serta tiga korban lainnya mengalami luka ringan.
Baca juga: Kecelakaan Maut di Pegandon Kendal: Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Disambar Mobil
Detik-detik tabrakan beruntun tersebut sempat terekam kamera CCTV hingga videonya tular di berbagai media sosial.
Tayangan video yang beredar memperlihatkan kondisi sejumlah kendaraan yang terlibat benturan di jalur Bojong-Wiradesa tersebut.
Kasatlantas Polres Pekalongan AKP Alfian Kharisma Putra membenarkan terjadinya insiden kecelakaan lalu lintas tersebut.
Berdasarkan data kepolisian, armada yang terlibat mencakup truk dump Isuzu bernomor polisi G-1773-DL, sepeda motor Honda CB berpelat D-3042-ZTI, Suzuki XL7 bernomor polisi B-2668-TRU, serta sepeda motor Honda GL bernomor polisi G-4508-LB.
"Kecelakaan bermula saat truk dump Isuzu yang dikemudikan M. Naufal Falih (20), melaju dari arah utara menuju selatan atau ke arah Kajen. Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi truk diduga dalam kondisi lelah atau mengantuk."
"Truk tersebut kemudian oleng ke kanan hingga masuk ke lajur berlawanan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda CB yang dikendarai Rizky Kurniawan (23), dengan pembonceng Rindi Antika (20)," kata Kasatlantas Polres Pekalongan AKP Alfian Kharisma Putra, Senin (20/7/2026).
Pada jalur berlawanan tersebut, melaju pula minibus Suzuki XL7 yang dikemudikan Kusno Sujarwadi (41) serta sepeda motor Honda GL yang dikendarai Faeshol Khafidin (25) berboncengan dengan Yulia Zelsa (22).
Akibat jarak antar kendaraan yang sudah terlalu dekat, benturan keras tak dapat dielakkan lagi.
Truk dump itu pun langsung menghantam tiga kendaraan yang sedang meluncur dari arah berlawanan.
"Akibat kecelakaan tersebut, pengendara Honda GL, Faeshol Khafidin, mengalami cedera kepala berat. Sementara Rizky Kurniawan mengalami luka-luka, Rindi Antika mengalami fraktur tangan kiri, dan Yulia Zelsa mengalami fraktur kaki kiri," imbuhnya.
Seluruh korban luka segera dilarikan guna memperoleh perawatan medis secara intensif di RSI Pekajangan, Kabupaten Pekalongan.
Petugas memastikan tidak ada korban jiwa atau meninggal dunia akibat peristiwa kecelakaan lalu lintas ini.
Adapun pengemudi Suzuki XL7 selamat tanpa cedera sedikit pun, meskipun kendaraannya mengalami kerusakan fisik.
"Total kerugian material akibat kecelakaan tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp40 juta," ucapnya.
AKP Alfian menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan pengemudi truk dump Isuzu tidak mengantongi SIM B1, begitu pula pengendara Honda GL yang tidak memiliki SIM C.
Sementara itu, pengendara Honda CB tercatat memiliki SIM C dan pengemudi Suzuki XL7 memegang SIM A yang sah.
Jajaran Satlantas Polres Pekalongan segera meluncur ke lokasi kejadian guna menggelar olah tempat kejadian perkara secara menyeluruh.
Pihak kepolisian turut mengamankan seluruh barang bukti, memantau kondisi para korban di rumah sakit, serta menyusun laporan kejadian resmi.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kecelakaan tersebut diduga terjadi karena, pengemudi truk dump dalam kondisi lelah atau mengantuk sehingga kendaraannya oleng dan masuk ke jalur berlawanan," tambahnya.