YABN dan Adaro Gandeng PRSI Hadirkan Program Robotika SIGMA di Tabalong
Ratino Taufik July 21, 2026 02:44 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN) bersama PT Adaro Indonesia resmi meluncurkan Program Robotika SIGMA (Sains & Inovasi untuk Generasi Maju Banua dan Indonesia) melalui kolaborasi dengan Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI) dalam inisiatif Program Robotika untuk Negeri.

Program ini diimplementasikan di 14 sekolah dasar di Kabupaten Tabalong untuk memperluas akses pembelajaran robotika sekaligus memperkuat literasi STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) di jenjang pendidikan dasar.

Peluncuran Program Robotika SIGMA ditandai dengan penyerahan simbolis perangkat pembelajaran robotika kepada perwakilan 14 sekolah dasar penerima manfaat, Senin (20/7/2026), di Gedung Pusat Informasi Tanjung, Kabupaten Tabalong.

Penyerahan simbolis dilakukan oleh Section 1 Head YABN Zulfa Anita, Koordinator Program Robotika SIGMA YABN Rully Prameswari, CSR Section Head PT Adaro Indonesia Aan Nurhadi, serta Kepala Departemen Kemitraan dan Kerja Sama PRSI Riksa Rifqi Fuadi.

Kolaborasi YABN, PT Adaro Indonesia, dan PRSI ini merupakan wujud komitmen bersama dalam mempersiapkan generasi muda Indonesia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan siap berkontribusi dalam pembangunan bangsa di era digital.

GURU dari 14 SD di Kabupaten Tabalong peserta pelatihan Program Robotika
GURU dari 14 SD di Kabupaten Tabalong peserta pelatihan Program Robotika SIGMA foto bersama dengan perwakilan YABN, PT Adaro Indonesia dan PRSI usai seremonial pembukaan, Senin (20/7/2026), di Gedung Pusat Informasi Tanjung, Kabupaten Tabalong.

Ketua Pengurus YABN, Zuraida Murdia Hamdie, mengatakan literasi STEM pada pendidikan dasar merupakan pintu masuk menuju penguasaan higher-order thinking skills (HOTS).

Dengan keterampilan tersebut, siswa diharapkan mampu terus mengasah diri menjadi penguasa ilmu pengetahuan, berinovasi, dan berkarya dalam kehidupannya.

Melalui Program Robotika SIGMA, YABN dan Adaro Group membangkitkan kembali inisiatif dukungan terhadap dunia pendidikan, khususnya pendidikan STEM di Banua.

"Kami berharap program ini dapat membangkitkan minat belajar STEM dengan model pembelajaran robotika yang menyenangkan, menantang, dan sesuai dengan perkembangan zaman," katanya.

Di tempat yang sama, CSR Section Head PT Adaro Indonesia, Aan Nurhadi, mengungkapkan penerapan literasi robotika di tingkat sekolah dasar menjadikan Kabupaten Tabalong sebagai salah satu pelopor di Kalimantan Selatan bahkan di tingkat nasional.

"Ini luar biasa. Tabalong menjadi pelopor penerapan literasi robotika untuk tingkat SD. Kita sudah duluan," ujar Aan.

Ia menambahkan, berdasarkan jurnal yang dibacanya, penerapan literasi robotika pada anak usia sekolah dasar terbukti memberikan dampak signifikan terhadap tumbuh kembang siswa.

Selain menstimulasi daya pikir, inovasi, dan kreativitas, metode ini juga efektif merangsang daya kritis anak.

Bahkan, sistem pembelajaran interaktif ini terbukti mampu merangkul anak-anak yang sebelumnya pasif atau cenderung menyendiri di kelas untuk aktif berkolaborasi dengan teman-temannya.

Sementara itu, Kepala Departemen Kemitraan dan Kerja Sama PRSI, Riksa Rifqi Fuadi, mengatakan kegiatan pelatihan ini diikuti 28 guru dari 14 sekolah dasar di Kabupaten Tabalong pada 20–24 Juli 2026.

"Pelatihan intensif ini berlangsung selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat, untuk menyiapkan para guru agar memiliki kompetensi dasar mengajar di bidang robotika," kata Riksa.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan teknologi pendidikan di daerah, lanjutnya, PT Adaro Indonesia melalui YABN juga memberikan bantuan tiga set perangkat pembelajaran robotika dan modul pembelajaran persekolah.

Ditambahkannya, program pendampingan ini dirancang berlangsung selama satu tahun ajaran 2026/2027. Program tersebut mencakup proses monitoring dan evaluasi pada November serta akan diakhiri dengan ajang Festival Robotika.

"Nantinya, karya dan prestasi siswa hasil bimbingan para guru ini akan dikompetisikan dan didaftarkan ke Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan," ujarnya.

Program ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah sekaligus membuka jalur prestasi resmi bagi para siswa yang ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. (AOL)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.