Wakil Bupati HSU Ajak Mahasiswa ULM Jadikan Daerah Rawa sebagai Laboratorium Hidup
Ratino Taufik July 21, 2026 02:44 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Wakil Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), Hero Setiawan menghadiri sekaligus memberikan motivasi kepada mahasiswa peserta Program KKN Magang Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Tahun 2026 yang mengusung tema "Agrominapolitan Sinergi Pertanian Berkelanjutan untuk Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten HSU".

Kegiatan berlangsung di Aula Fakultas Pertanian ULM, Banjarbaru, Turut mendampingi Wakil Bupati HSU, Plt. Kepala Dinas Pertanian Akhmad Rijani beserta jajaran, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Rizali Hadi, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kamarudin, serta dihadiri Dekan Fakultas Pertanian ULM, para dosen, dan mahasiswa peserta KKN Magang Tahun 2026, Senin (20/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Hero Setiawan memberikan motivasi sekaligus memaparkan besarnya potensi Kabupaten Hulu Sungai Utara sebagai daerah berbasis rawa yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan melalui inovasi dan riset.

Wakil Bupati HSU dialog dengan mamhasiswa ULM 01
Wakil Bupati HSU dialog dengan mamhasiswa ULM

Ia menjelaskan bahwa sekitar 87 persen dari total luas wilayah HSU yang mencapai sekitar 91 ribu hektare merupakan kawasan rawa, sehingga masih menyimpan potensi luar biasa yang belum dimanfaatkan secara optimal.

"Sebagian orang mungkin hanya melihat rawa sebagai hambatan. Namun bagi kami, rawa adalah kekuatan dan peluang besar untuk membangun kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian, perikanan, dan peternakan," ujar Hero.

Hero menuturkan bahwa sejak awal kepemimpinan Bupati HSU H. Sahrujani, pemerintah daerah telah menetapkan visi besar menjadikan Hulu Sungai Utara Bangkit sebagai Pusat Agrominapolitan Penopang Logistik Kalimantan Selatan.

Visi tersebut lahir dari keyakinan bahwa potensi daerah harus dikembangkan berdasarkan kondisi riil yang dimiliki HSU.

Menurutnya, salah satu program unggulan untuk mewujudkan visi tersebut adalah Program Rawa Makmur, yang didukung berbagai inovasi pembangunan, termasuk kolaborasi dengan perguruan tinggi melalui kegiatan KKN dan magang mahasiswa.

Hero juga memperkenalkan program "Sekolah untuk Semua", yang memiliki dua pilar utama. Pilar pertama adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, di mana angka harapan lama sekolah di HSU telah mencapai 13,47 tahun.

Pilar kedua adalah menjadikan Kabupaten Hulu Sungai Utara sebagai laboratorium hidup bagi mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu untuk melakukan penelitian, pengabdian, dan inovasi dalam menjawab berbagai isu strategis daerah.

"Kami membuka seluas-luasnya kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung di lapangan. Kami ingin HSU menjadi laboratorium hidup, tempat lahirnya inovasi dan solusi yang dapat diterapkan untuk kemajuan daerah," ungkapnya.

Hero menyampaikan bahwa sektor pertanian HSU menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Pada tahun 2025, luas tanam mengalami pertumbuhan lebih dari 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Di sektor peternakan, HSU berhasil memproduksi lebih dari 1 juta ekor itik per tahun, atau sekitar 20 persen dari total produksi itik di Kalimantan Selatan.

Menurutnya, potensi tersebut masih dapat terus ditingkatkan. Berdasarkan kemampuan peternak di lapangan, produksi itik bahkan diperkirakan mampu mencapai 100 ribu ekor per minggu atau sekitar 5 juta ekor per tahun apabila didukung inovasi, teknologi, dan pendampingan yang optimal.

Selain itu, HSU juga memiliki berbagai potensi unggulan lainnya seperti kerbau rawa yang telah dikenal secara nasional, kawasan pertanian berbasis Polder Alabio, hingga berbagai komoditas pertanian dan perikanan yang terus dikembangkan sebagai bagian dari konsep Agrominapolitan.

Melalui Program KKN Magang ini, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara berharap sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan mahasiswa dapat menghasilkan berbagai inovasi yang mampu memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas pertanian berkelanjutan, serta mendorong kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Utara.

"Kami berharap adik-adik mahasiswa tidak hanya melaksanakan KKN, tetapi juga mampu menghadirkan ide, gagasan, dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Mari bersama-sama membangun Hulu Sungai Utara sebagai pusat Agrominapolitan yang maju, mandiri, dan berdaya saing," tutup Hero Setiawan. (Aol)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.