TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Dua orang menjadi korban kecelakaan air di kawasan Objek Wisata Pulau Temajo, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Minggu 19 Juli 2026 sekitar 11.30 WIB.
Mereka ditabrak speedboat yang diduga bergerak secara tiba-tiba saat sedang diperbaiki.
Kejadian itu membuat keduanya mengalami luka-luka.
Dari informasi di TKP, korban masing-masing adalah remaja bernama Binish Ahsan (15) dan Danish Ahsan (13).
Mereka berdua berasal dari Kota Pontianak.
Dalam insiden tersebut, hanya Binish dan Danish yang mengalami luka-luka.
• Kronologi Dua Remaja Asal Pontianak Ditabrak Speedboat di Pulau Temajo Mempawah saat Main Kano
Peristiwa bermula ketika seorang motoris sedang melakukan perbaikan terhadap sebuah speedboat di lokasi yang tidak jauh dari area wisata.
Saat mesin dihidupkan, speedboat diduga berputar secara tiba-tiba hingga menabrak kano yang digunakan para wisatawan.
Akibat benturan tersebut, Danish mengalami luka robek pada paha kanan.
Sementara Binish mengalami luka robek di sela-sela jempol kaki kanan serta luka pada pergelangan kaki kiri.
Keduanya segera dievakuasi ke RSUD dr. Rubini Mempawah untuk mendapatkan penanganan medis.
Kasi Humas Polres Mempawah AKP Joko Suyanto mengatakan, jajaran Polres Mempawah langsung bergerak ke lokasi untuk menangani kejadian sekaligus melakukan penyelidikan.
"Begitu menerima laporan, personel kami segera menuju lokasi untuk membantu proses penanganan korban dan melakukan langkah-langkah penyelidikan," ujar AKP Joko Suyanto, Senin, 20 Juli 2026.
Ia memastikan seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis dan kondisi keduanya tidak mengancam jiwa.
Setelah menjalani perawatan di RSUD dr. Rubini Mempawah, Binish dan Danish diperbolehkan pulang dan kembali ke kediamannya di Kota Pontianak.
• Laka Air di Pulau Temajo Mempawah, Dua Wisatawan Asal Pontianak Terluka Ditabrak Speedboat
Berdasarkan laporan media lokal dan SAR Pontianak, berikut daftar kecelakaan air di Kalbar sepanjang 2026:
1. Kubu Raya – Sungai Kapuas
Yahdi Arriansyah (20) jatuh dari KM Sulawesi, ditemukan meninggal setelah 3 hari pencarian (30 Mei 2026).
2. Pontianak – Sungai Kapuas
Fatur (8) tenggelam, jasad ditemukan 200 meter dari lokasi hilang (28 Mei 2026).
3. Landak – Sungai Landak
Khairul Umam (35) jatuh dari kapal kelotok akibat riwayat penyakit ayan, ditemukan meninggal setelah 4 jam pencarian (27 Mei 2026).
4. Sintang – Sungai Melawi
Tiga pelajar (ANG, DR, FN) tenggelam saat bermain di sungai, seluruh korban ditemukan meninggal (12 Februari 2026).
5. Sintang – Danau Biru
Remaja RW (17) dilaporkan tenggelam pada 20 Juni 2026, pencarian dilakukan tim SAR gabungan.
7. Lebaran 2026 – Pontianak, Kubu Raya, Landak
SAR Pontianak menangani tiga kecelakaan perairan selama arus mudik dan balik Lebaran.
(*)