Rekam Jejak Rusdi Alam Ketua DPRD Kota Tangerang yang Meninggal Mendadak Setelah Olahraga
Putra Dewangga Candra Seta July 21, 2026 07:32 AM

 

SURYA.co.id – Kabar duka datang dari Kota Tangerang. Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi Alam, meninggal dunia pada Minggu (19/7/2026) setelah sempat mengalami kondisi darurat kesehatan usai berolahraga.

Kepergian politikus Partai Golkar tersebut mengejutkan banyak pihak karena beberapa jam sebelumnya ia masih menjalani sejumlah aktivitas resmi.

Selain dikenal sebagai Ketua DPRD Kota Tangerang periode 2024-2029, Rusdi Alam juga memiliki rekam jejak panjang di organisasi kepemudaan dan dunia politik.

Berikut rekam jejak Rusdi Alam yang menjadi sorotan setelah kabar wafatnya.

Meninggal Dunia Usai Berolahraga dan Sempat Menghadiri Sejumlah Agenda

Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto mengatakan Rusdi Alam sempat melakukan olahraga lari santai pada Minggu sore sebelum bersiap menghadiri agenda kedinasan.

Setelah pulang ke rumah dan bersiap mengikuti kegiatan resmi, Rusdi disebut sempat mandi. Tak lama kemudian, ia mengalami kejang-kejang.

"Abis olahraga, persiapan mau ada acara dinas terus mandi, lalu kejang-kejang," kata Turidi Susanto saat dihubungi, Senin (20/7/2026), dikutip SURYA.co.id dari Kompas.com.

Rusdi kemudian dilarikan ke Rumah Sakit EMC Kota Tangerang untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Hingga kini, penyebab pasti meninggalnya Rusdi Alam belum diumumkan secara resmi. Turidi menyebut dugaan awal mengarah pada gangguan jantung, namun hal tersebut masih berupa perkiraan.

"Penyebab belum tahu pasti, angin duduk mungkin istilahnya serangan jantung," ujarnya.

Sebelum mengalami kondisi tersebut, Rusdi diketahui masih mengikuti Festival di Masjid Raya Al-A'zhom serta menghadiri kegiatan Partai Golkar di Kota Tangerang pada siang harinya.

Jenazah dishalatkan di Masjid Raya Al-A'zhom sebelum dimakamkan di pemakaman keluarga di Kelurahan Poris Gaga, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang.

Mengawali Kiprah dari Organisasi Kepemudaan

Rusdi Alam lahir di Tangerang pada 4 April 1979. Sebelum aktif di panggung politik, ia dikenal sebagai sosok yang banyak berkegiatan di organisasi kepemudaan.

Salah satu tonggak penting dalam perjalanan kariernya adalah saat dipercaya menjadi Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tangerang periode 2015-2018.

Pengalaman tersebut menjadi modal bagi Rusdi dalam membangun jejaring dengan berbagai elemen masyarakat, khususnya kalangan pemuda.

Di luar KNPI, Rusdi juga aktif di organisasi kemasyarakatan. Ia menjabat sebagai Koordinator Presidium Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kota Tangerang periode 2024-2027.

Karier Politik Bersama Partai Golkar

Perjalanan politik Rusdi Alam berlanjut melalui Partai Golkar.

Di internal partai, ia dipercaya menjadi Wakil Ketua Bidang Hubungan Lembaga Politik DPD Partai Golkar Kota Tangerang periode 2020-2025.

Posisi tersebut memperkuat kiprahnya dalam membangun komunikasi politik sekaligus menjalin koordinasi dengan berbagai lembaga pemerintahan dan organisasi masyarakat.

Keaktifannya di partai kemudian membawanya memperoleh kepercayaan masyarakat pada Pemilu 2024.

Terpilih Menjadi Ketua DPRD Kota Tangerang

Pada Pemilu Legislatif 2024, Rusdi Alam berhasil meraih 11.787 suara dari Daerah Pemilihan (Dapil) I yang meliputi Kecamatan Tangerang dan Karawaci.

Perolehan suara tersebut mengantarkannya kembali menjadi anggota DPRD Kota Tangerang sekaligus dipercaya menduduki jabatan Ketua DPRD Kota Tangerang periode 2024-2029.

Jabatan tersebut menempatkan Rusdi sebagai salah satu tokoh penting dalam proses penyusunan kebijakan daerah bersama pemerintah kota.

Selama memimpin DPRD Kota Tangerang, Rusdi Alam dikenal mendorong penguatan sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif untuk mempercepat pembangunan daerah.

Ia juga menaruh perhatian pada penyelarasan berbagai peraturan daerah agar tetap sesuai dengan perkembangan Kota Tangerang.

Sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian Rusdi antara lain pembangunan infrastruktur, penataan ruang, pengelolaan lingkungan, pemberdayaan pemuda, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan pembangunan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Perjalanan Rusdi Alam menunjukkan pola yang cukup umum dalam dunia politik lokal, yakni memulai pengabdian melalui organisasi kepemudaan sebelum memasuki ranah legislatif.

Pengalaman memimpin KNPI dan aktif di KAHMI menjadi bekal dalam membangun jejaring, kepemimpinan, serta komunikasi lintas organisasi. Modal tersebut kemudian diperkuat melalui peran di Partai Golkar hingga akhirnya dipercaya memimpin DPRD Kota Tangerang.

Di sisi lain, wafatnya Rusdi Alam di tengah masa jabatannya meninggalkan pekerjaan rumah bagi DPRD Kota Tangerang untuk menjaga keberlanjutan agenda-agenda strategis yang selama ini telah berjalan.

Proses pengisian kepemimpinan selanjutnya akan menjadi perhatian publik agar fungsi legislatif tetap berjalan optimal sesuai mekanisme yang berlaku.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.