Felicia merupakan anak kedua sekaligus satu-satunya anak perempuan dari pasangan Hotman Paris Hutapea dan Agustianne Marbun.
Ia memiliki dua saudara laki-laki, yakni Frank Alexander Hutapea dan Fritz Paris Junior Hutapea.
Berbeda dengan ayahnya yang dikenal luas sebagai pengacara senior di Indonesia, Felicia membangun perjalanan profesionalnya dengan meniti karier di bidang hukum internasional.
Ia diketahui memiliki pengalaman bekerja di Indonesia, Inggris, dan Singapura.
Karier Felicia juga berkembang hingga memperoleh kualifikasi sebagai Solicitor of the Senior Courts of England and Wales.
Berdasarkan profil profesional yang tersedia secara publik, kualifikasi tersebut tercatat diterbitkan oleh Solicitors Regulation Authority (SRA) pada Desember 2023.
Saat ini, Felicia juga tercatat memiliki pengalaman profesional sebagai corporate and projects lawyer dan berafiliasi dengan firma hukum internasional Watson Farley & Williams di Singapura.
Berikut profil Felicia Hutapea berdasarkan informasi yang tersedia dari sumber publik:
Biodata Singkat
Sejak usia sekolah, Felicia telah menunjukkan rekam jejak akademis yang cemerlang di luar negeri:
Masa Sekolah: Rutin mengikuti program Summer School di Oxford University dan Cambridge University, Inggris sejak SMP hingga SMA. Pada usia 17 tahun, ia juga sempat magang di pengadilan di London.
Gelar Sarjana Hukum (S.H., LL.B.): Lulus dari sekolah hukum ternama di London, Inggris.
Studi Lanjutan: Pernah menempuh pendidikan hukum di Harvard University, Boston, Amerika Serikat.
Kualifikasi Ganda (Dual Qualification): Felicia memegang izin praktik hukum resmi untuk dua yurisdiksi berbeda, yaitu di Indonesia serta Inggris & Wales.
Praktik Hukum di Singapura: Saat ini ia menetap di Singapura dan bekerja sebagai pengacara korporasi internasional. Fokus bidangnya meliputi penanganan perkara korporasi lintas batas (cross-border), energi, infrastruktur, dan kepatuhan regulasi (regulatory compliance).
Pendiri Menjadi Pengacara: Di luar pekerjaan utamanya, ia mendirikan platform edukasi bernama Menjadi Pengacara, sebuah wadah mentor dan komunitas pertama di Indonesia yang didedikasikan untuk membimbing calon advokat muda.
Felicia mengikuti jejak ayahnya dengan memilih bidang hukum sebagai jalur pendidikan dan profesinya.
Ia diketahui pernah menempuh pendidikan hukum di Queen Mary University of London, salah satu universitas ternama di Inggris.
Dari institusi tersebut, Felicia memperoleh gelar Bachelor of Laws (LLB).
Selain pendidikan akademik, profil profesional Felicia yang tersedia secara publik juga mencantumkan BPP Law School sebagai bagian dari perjalanan pendidikannya.
Namun, informasi tersebut tidak cukup jelas untuk menyimpulkan bahwa Felicia merupakan lulusan program gelar Harvard Law School.
Karena itu, klaim bahwa ia merupakan "lulusan terbaik Harvard Law School" sebaiknya tidak ditulis sebagai fakta tanpa konfirmasi langsung dari Felicia atau pihak Harvard.
Hotman Paris sendiri dalam sejumlah unggahannya pernah menceritakan perjalanan pendidikan putrinya.
Ia menyebut Felicia memiliki pengalaman mengikuti berbagai program dan pelatihan serta pernah mendapatkan pengalaman di lingkungan hukum Inggris.
Setelah menyelesaikan pendidikan hukum di Inggris, Felicia melanjutkan perjalanan profesionalnya di dunia hukum.
Pada 2022, Hotman Paris pernah mengumumkan bahwa putrinya diterima bekerja di sebuah kantor pengacara di Inggris.
Kabar tersebut menjadi perhatian karena Felicia tidak hanya mengikuti jejak ayahnya sebagai praktisi hukum, tetapi juga berusaha membangun karier dalam sistem hukum Inggris.
Perjalanan profesional tersebut kemudian berkembang.
Berdasarkan profil profesional yang tersedia saat ini, Felicia tercatat memperoleh kualifikasi sebagai Solicitor of the Senior Courts of England and Wales yang diterbitkan oleh Solicitors Regulation Authority pada Desember 2023.
Status tersebut menjadi salah satu pencapaian penting dalam perjalanan kariernya karena menunjukkan bahwa Felicia telah memperoleh kualifikasi profesional untuk berpraktik sebagai solicitor dalam yurisdiksi Inggris dan Wales.
Dengan demikian, penyebutan Felicia sebagai pengacara yang memiliki kualifikasi di Inggris dan Wales memiliki dasar dari profil profesionalnya yang tersedia secara publik.
Perjalanan karier Felicia tidak berhenti di Inggris.
Profil profesional yang tersedia secara publik menunjukkan bahwa Felicia memiliki pengalaman sebagai corporate and projects lawyer dan terkait dengan Watson Farley & Williams (WFW), firma hukum internasional yang memiliki jaringan kantor di berbagai negara.
Felicia tercatat beraktivitas secara profesional di Singapura.
Dalam profil tersebut, ia juga mencantumkan status sebagai Registered Foreign Lawyer di Singapura yang diterbitkan oleh Ministry of Law pada Desember 2021.
Selain itu, Felicia juga tercatat sebagai Admitted Attorney (Indonesia). Kualifikasi tersebut menunjukkan bahwa perjalanan profesinya mencakup lebih dari satu yurisdiksi.
Pengalaman lintas negara ini membuat Felicia memiliki jalur karier yang berbeda dari ayahnya.
Jika Hotman Paris lebih dikenal melalui praktik hukum di Indonesia, Felicia justru membangun pengalaman di lingkungan hukum internasional dengan fokus pada bidang korporasi dan proyek.
Selain menjalani karier sebagai praktisi hukum, Felicia juga aktif dalam pengembangan profesi hukum di Indonesia.
Ia dikenal sebagai salah satu pendiri Menjadi Pengacara, sebuah inisiatif yang berupaya memperluas akses mahasiswa hukum dan lulusan hukum terhadap informasi, pengalaman, dan jaringan profesional di dunia hukum.
Melalui program Pengacara Jadi Mentor, para mahasiswa dan lulusan hukum mendapatkan kesempatan untuk mengikuti sesi mentoring dengan praktisi hukum.
Program tersebut dikembangkan dengan konsep mentoring satu lawan satu atau one-on-one. Para peserta dapat memperoleh wawasan mengenai dunia profesi hukum, perjalanan karier, hingga pengalaman praktis dari para pengacara.
Dalam unggahan profesionalnya, Felicia menjelaskan bahwa program tersebut lahir dari keinginannya untuk membantu calon profesional hukum mendapatkan akses yang lebih luas terhadap informasi dan jaringan.
Program Menjadi Pengacara kini telah berkembang dan melibatkan banyak mentor dari berbagai latar belakang praktik hukum.
Perjalanan Felicia di dunia hukum juga diwarnai pengalaman profesional lintas negara.
Namun, detail mengenai masing-masing tempat dan durasi pengalaman tersebut tidak seluruhnya tersedia dalam profil profesional terbarunya.
Yang lebih jelas terlihat dari profil profesional Felicia saat ini adalah perjalanan kariernya yang mencakup Indonesia, Inggris, dan Singapura.
Pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi Felicia untuk menekuni bidang corporate and projects law yang banyak berkaitan dengan transaksi bisnis, proyek, investasi, serta persoalan hukum lintas yurisdiksi.
Sebagai putri Hotman Paris, perjalanan Felicia di dunia hukum tentu tidak dapat dilepaskan dari nama besar keluarganya.
Namun, Felicia memilih jalur profesional yang relatif berbeda.
Hotman Paris dikenal sebagai pengacara litigasi yang sering menangani perkara-perkara besar dan tampil di ruang publik.
Sementara itu, Felicia membangun karier yang lebih berorientasi pada hukum korporasi dan proyek serta memiliki pengalaman bekerja di lingkungan firma hukum internasional.
Pilihan tersebut membuat Felicia memiliki identitas profesionalnya sendiri.
Ia juga tercatat memiliki kualifikasi hukum di lebih dari satu negara.
Selain kualifikasi sebagai solicitor di Inggris dan Wales, profil profesionalnya mencantumkan status sebagai advokat yang telah diterima di Indonesia serta Registered Foreign Lawyer di Singapura.
Nama Felicia kembali ramai diperbincangkan pada 2026 setelah Hotman Paris membagikan unggahan yang memperlihatkan kebanggaannya terhadap sang putri.
Dalam unggahan tersebut, Hotman memuji perjalanan pendidikan dan karier Felicia di bidang hukum.
Hotman juga menyebut putrinya sebagai pengacara yang memiliki izin praktik di Inggris dan Wales.
Ia mendorong Felicia untuk terus mengembangkan karier di luar negeri, termasuk membuka peluang profesional di Singapura.
Unggahan itu muncul ketika hubungan Hotman Paris dengan kedua putranya, Frank Alexander Hutapea dan Fritz Paris Junior Hutapea, sedang menjadi perhatian publik.
Frank sebelumnya menyampaikan sejumlah kritik terhadap sang ayah melalui media sosial. Fritz juga sempat memberikan komentar mengenai persoalan yang menjadi perhatian publik.
Di tengah polemik tersebut, Felicia tidak terlihat ikut memberikan pernyataan terbuka mengenai persoalan yang melibatkan ayah dan kedua saudara laki-lakinya.
Hotman Paris justru menunjukkan dukungan dan kebanggaannya terhadap pencapaian sang putri.