TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Sebuah rumah makan di Jalan Maja, Lagoa, Koja, Jakarta Utara, menjadi sasaran pencurian pada Senin (20/7/2026) dini hari.
Aksi pelaku terekam kamera CCTV saat masuk ke dalam warung dan menggasak sejumlah barang berharga milik korban.
Pelaku diduga beraksi seorang diri ketika kondisi lingkungan sekitar masih sepi.
Dalam rekaman CCTV, pelaku terlihat leluasa berada di dalam warung setelah berhasil masuk ke area usaha tersebut.
Korban diketahui bernama Samsul Maarif, pemilik rumah makan yang menjadi sasaran pencurian.
Samsul mengatakan, dirinya telah mengunci pintu warung menggunakan gembok pada malam sebelum kejadian.
Namun, saat pagi hari sepulang berbelanja dari pasar, ia mendapati pintu warung sudah dalam keadaan terbuka.
Gembok yang sebelumnya terpasang juga sudah tidak berada di lokasi.
Samsul menduga pelaku membobol gembok dan membawanya untuk menghilangkan jejak.
"Jadi pintu semalam-malamnya itu udah digembok semua. Setelah pagi saya habis belanja ke pasar, pas begitu masuk pintu udah kebuka dan gembok itu udah nggak ada. Gemboknya itu kayaknya dibobol, dan gemboknya juga dibawa buat ngilangin jejak," ujar Samsul, Selasa (21/7/2026).
Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku diduga hanya seorang diri saat menjalankan aksinya.
"Kalau yang saya lihat di CCTV-nya satu orang. Cuma karena di luar nggak ada CCTV saya nggak bisa ngecek bagian luarnya," kata Samsul.
Akibat pencurian tersebut, tiga tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram raib digondol pelaku.
Selain itu, sebuah tablet merek Samsung milik korban juga ikut dicuri.
Beruntung, uang tunai yang berada di dalam warung tidak diambil pelaku.
Korban memperkirakan total kerugian akibat pencurian itu hampir mencapai Rp 3 juta.
Samsul mengaku belum mengenali identitas maupun ciri-ciri pelaku.
Ia juga menyebut sempat mendengar adanya kasus pencurian serupa yang menimpa pelaku usaha lain di sekitar lokasi.
Peristiwa tersebut telah dilaporkan ke Polsek Koja dan petugas kepolisian juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Korban berharap pelaku segera ditangkap agar para pelaku usaha di kawasan tersebut dapat kembali beraktivitas dengan aman tanpa dihantui maraknya aksi pencurian.
Baca juga: JPO Tendean Bakal Dibangun Kembali, Diperkirakan Makan Anggaran hingga Rp6 Miliar
Baca juga: BURSA Transfer: Sempat Dikritik Pedas soal Performa, Shayne Pattynama Dikabarkan Merapat ke Persib
Baca juga: BMKG Prediksi Kemarau Panjang, Pramono Minta Warga Jakarta Siaga Kebakaran