Perayaan Gelar Piala Dunia 2026 Spanyol, Alun-alun Cibeles Jadi Lautan Manusia
Muhammad Nursina Rasyidin July 21, 2026 09:57 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Spanyol langsung melakukan perayaan gelar Piala Dunia 2026 setelah sampai di negara sendiri pada Senin (20/7/2026) waktu setempat.

Rodri dan kawan-kawan langsung meninggalkan Amerika Serikat tak lama setelah merampungkan urusan di Piala Dunia 2026.

Kedatangan para pemain dan staf langsung disambut oleh Raja Felipe VI dan Ratu Letizia yang sudah menunggu di Istana.

Setelah itu, para pemain juga menemui Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, yang menunggu di La Moncloa, salah satu gedung penting di daerah pusat pemerintahan negara.

Para pemain dan staf lantas menjalani sedikit acara seremonial bersama para pejabat negara tersebut.

Perayaan yang sebenarnya baru terjadi ketika mereka datang ke Alun-alun Cibeles.

Di sana sudah dipersiapkan panggung besar yang dilengkapi banner raksasa yang menampilkan perayaan para pemain Spanyol di Piala Dunia 2026.

Baca juga: Lionel Messi Tak Lagi Bungkam, La Pulga Akui Piala Dunia 2026 Menyakitkan

Menemui para penggemar yang berkumpul di alun-alun menjadi hal yang cukup dinantikan.

Para pemain, yang diwakili sang kapten, Rodri, benar-benar larut dalam kegembiraan.

Sang kapten juga menyiratkan sebuah pesan penting yang dikemas secara luar biasa.

Meski acara perayaan digelar di Madrid, Rodri tak canggung menggemakan sosok pahlawan kemenangan Spanyol di final lalu.

Tentu saja sosok yang dimaksud adalah Ferran Torres yang mencetak gol kemenangan Spanyol ke gawang Argentina.

Ferran sendiri adalah pemain dari klub yang menjadi rival abadi kota Madrid, yaitu Barcelona.

Namun Rodri tak memedulikan semua itu dan meminta para penggemar menyanyikan nama sang pemain.

"Pada momen ini, saya ingin memberikan penghargaan kepada orang yang sangat penting bagi tim ini, yang sangat istimewa bagi saya."

"Mungkin dia adalah pemain yang paling sering mendapatkan kritik tak adil berkali-kali, tetapi hari ini, dia mewakili sejarah sepak bola Spanyol."

"Mari kita nyanyikan namanya bersama-sama. Ferran, Ferran, Ferran, Ferran, Ferran, Ferran," ucap Rodri dikutip dari FCB_World.

Sedangkan pada Selasa (21/7), perayaan masih akan berlangsung.

Para pemain nantinya akan diarak keliling kota menggunakan bus atap terbuka.

Dikutip dari Al Jazeera, rute-rute yang akan dilalui adalah dari Moncloa menuju ke Alun-Alun Cibeles.

Sekitar satu juta orang diperkirakan akan memadati rute parade, dengan langkah-langkah tambahan di bidang keamanan dan transportasi yang telah disiapkan untuk mengantisipasi besarnya jumlah massa.

Sebanyak 2.050 personel kepolisian dan 400 personel Garda Sipil akan dikerahkan untuk menggaransi keamanan selama acara berlangsung.

Keberhasilan Spanyol menjadi juara dunia tak lepas dari kekompakan dan kerja sama luar biasa dari para pemain di atas lapangan.

Para bintang muda Spanyol yang digadang bakal bersinar, seperti Lamine Yamal atau Nico Williams, ternyata belum mendapatkan jatahnya untuk saat ini.

Justru peran pemain senior seperti Unai Simon, Rodri, dan Fabian Ruiz cukup bersinar untuk mengawal langkah para pemain lainnya.

"Spanyol itu menunjukkan mereka benar-benar layak. Tim yang selengkap Prancis dibuat tak berdaya sama Spanyol," kata Bimo Adhy Nugroho, seorang football enthusiast, dalam podcast Super Taktik di kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.

"Melihat Spanyol ini dia bermain dengan possession play, pressing terstruktur, mengatur tempo, defensifnya kompak dan mampu membaca arah serangan lawan dengan baik," kata Hamid Anwar selaku kreator @analiskampungsebelah dalam kesempatan yang sama dengan Bimo.

(Tribunnews.com/Guruh)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.