TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Pemerintah Kota (Pemko) Padang memiliki sejumlah agenda strategis pada Selasa (21/7/2026). Wali Kota Padang Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir dijadwalkan menghadiri berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pembangunan daerah, penanganan bencana, pengelolaan keuangan, hingga penguatan sistem kewaspadaan dini.
Berdasarkan jadwal resmi yang diterima TribunPadang.com, agenda dimulai sejak pukul 08.00 WIB dan berlangsung hingga sore hari.
Sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Padang juga ditugaskan mewakili kepala daerah dalam berbagai kegiatan yang digelar pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun lembaga internasional.
Agenda pertama dimulai pukul 08.00 WIB. Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir dijadwalkan menghadiri Rapat Asistensi dan Monitoring Penyesuaian APBD dalam rangka pemanfaatan tambahan Dana Transfer ke Daerah Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sumatera Barat itu berlangsung di Auditorium Gubernuran Sumbar.
Dalam jadwal resmi, kehadiran Maigus Nasir merupakan bentuk perwakilan atas agenda Wali Kota Padang yang pada waktu bersamaan memiliki kegiatan lain.
Rapat tersebut juga diikuti Sekretaris Daerah Kota Padang bersama pemerintah kabupaten dan kota se-Sumatera Barat.
Forum ini menjadi wadah koordinasi antara pemerintah daerah dengan pemerintah provinsi terkait penyesuaian APBD, khususnya dalam pemanfaatan tambahan dana transfer dari pemerintah pusat agar dapat digunakan secara tepat sasaran dan sesuai ketentuan.
Usai menghadiri agenda di Gubernuran, Maigus Nasir dijadwalkan kembali melaksanakan kegiatan pada pukul 09.00 WIB.
Ia akan menghadiri Rapat Koordinasi Tim Kewaspadaan Dini Pemerintah Daerah Kota Padang yang digelar di Castello Cafe, Jalan Thamrin Nomor 26, Ranah Parak Rumbio, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang.
Rapat tersebut dikoordinasikan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Padang.
Tim Kewaspadaan Dini Pemerintah Daerah memiliki peran penting dalam melakukan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan yang dapat memengaruhi stabilitas daerah, baik dari aspek sosial, politik, keamanan maupun ketertiban masyarakat.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh unsur terkait dapat memperkuat sinergi dalam menjaga kondisi Kota Padang agar tetap aman dan kondusif.
Sementara itu, pada waktu yang sama, Asisten II Setdako Padang dijadwalkan mengikuti undangan diskusi internasional yang diselenggarakan ASEAN Philippines.
Kegiatan berlangsung secara virtual melalui video conference dengan tema "Membangun Jalur Baru untuk Kota dan Komunitas yang Pintar, Inklusif, dan Berkelanjutan di Kawasan ASEAN pada Tahun 2030."
Diskusi tersebut membahas pengembangan konsep kota pintar (smart city) yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan, inklusivitas, serta peningkatan kualitas pelayanan publik di kawasan Asia Tenggara.
Keikutsertaan Pemerintah Kota Padang dalam forum internasional ini menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan dan membangun jejaring kerja sama dalam pengembangan kota pintar.
Baca juga: Cerita Pemilik Pangkas Rambut Sering Dengar Benturan Pemotor Jatuh di Rel Lubuk Buaya Padang
Masih pada Selasa pagi, Asisten I Setdako Padang juga dijadwalkan menghadiri kunjungan kerja Perangkat Lembaga Wali Nanggroe Aceh.
Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB di Aula Kantor Gubernur Provinsi Sumatera Barat.
Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat hubungan antardaerah melalui pertukaran informasi dan pengalaman penyelenggaraan pemerintahan.
Pada sore hari pukul 15.30 WIB, Wali Kota Padang Fadly Amran dijadwalkan mengikuti Rapat Koordinasi Pembahasan Pembangunan Hunian Tetap (Huntap) pada Wilayah Terdampak Bencana Sumatera.
Rapat yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting tersebut merupakan undangan dari Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam Sumatera Bangkit I.
Agenda ini menjadi salah satu pembahasan penting mengingat pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana di Kota Padang terus berproses.
Melalui rapat koordinasi tersebut diharapkan percepatan pembangunan dapat terus dilakukan melalui sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat dan seluruh pihak terkait.
Pembahasan juga menjadi bagian dari upaya memastikan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana berjalan sesuai target sehingga masyarakat terdampak dapat segera menempati hunian yang layak.
Baca juga: Kondisi Terkini Banjir Depan RSUD dr Rasidin Padang, Ketinggian Air Sempat Setinggi Betis
Rangkaian agenda Wali Kota Padang dan Wakil Wali Kota Padang pada Selasa (21/7/2026) menunjukkan fokus Pemerintah Kota Padang terhadap berbagai isu strategis.
Mulai dari penguatan tata kelola keuangan daerah melalui penyesuaian APBD, peningkatan kewaspadaan dini terhadap potensi gangguan daerah, pengembangan konsep smart city melalui kerja sama internasional, hingga percepatan pembangunan hunian tetap bagi korban bencana.
Melalui berbagai agenda tersebut, Pemerintah Kota Padang terus membangun koordinasi lintas sektor sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat ketahanan daerah, serta mendorong pembangunan yang berkelanjutan di Kota Padang.(*)