Sosok Prof Albertina Baramuli Kaunang, Istri Gubernur Pertama Sulawesi Utara dan Tengah Tutup Usia
Ventrico Nonutu July 21, 2026 06:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabar duka menyelimuti daerah Sulawesi Utara dan dunia akademik Indonesia.

Prof. Dr. Albertina Nomay Baramuli Kaunang, S.H., M.H., M.Si., M.B.A., M.Th., Ph.D., tutup usia pada Sabtu, 18 Juli 2026.

Sosok yang dikenal sebagai akademisi hukum tersebut meninggalkan warisan panjang melalui pengabdian di bidang pendidikan.

Dia juga menjadi bagian dari perjalanan sejarah Sulawesi Utara sebagai istri dari Dr. Arnold Achmad (A.A.) Baramuli, gubernur pertama Sulawesi Utara dan Tengah.

Albertina bukan hanya dikenal sebagai pendamping seorang tokoh nasional.

Ia memiliki kiprah dan prestasi yang berdiri sendiri sebagai perempuan intelektual yang menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk ilmu pengetahuan.

Perjalanan akademiknya dimulai ketika menempuh pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Indonesia.

Di kampus tersebut, ia bertemu dengan A.A. Baramuli yang kemudian menjadi pasangan hidupnya.

Keduanya membangun keluarga sekaligus menjalani pengabdian masing-masing dalam bidang yang berbeda.

Sebagai seorang akademisi, Albertina mengabdikan dirinya di sejumlah perguruan tinggi ternama.

Ia pernah mengajar di Universitas Indonesia, Universitas Pancasila, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, serta Universitas Kristen Indonesia.

Dedikasinya di dunia pendidikan menjadikannya sosok yang dihormati di lingkungan akademik.

Ia dikenal sebagai pengajar yang konsisten membagikan ilmu dan berkontribusi dalam membentuk generasi penerus, khususnya di bidang hukum.

Selain aktivitas mengajar, Albertina juga aktif dalam kegiatan intelektual melalui karya ilmiah.

Minat keilmuannya berkembang luas, tidak hanya dalam kajian hukum, tetapi juga menyentuh bidang lain seperti teologi dan kehidupan beragama.

Saksi Sejarah Pemerintahan Sulawesi Utara

Dalam perjalanan hidupnya, Albertina juga menjadi saksi penting sejarah pemerintahan Sulawesi Utara.

Ketika sang suami dipercaya memimpin Sulawesi Utara-Tengah pada 1960, ia turut mendampingi masa awal perjalanan pemerintahan daerah tersebut.

A.A. Baramuli kemudian dikenal sebagai salah satu tokoh nasional dengan berbagai peran, mulai dari gubernur, politisi, hingga Ketua Dewan Pertimbangan Agung (DPA).

Di balik perjalanan tersebut, Albertina tetap menjalani jalur pengabdiannya melalui pendidikan dan keluarga.

Dari pernikahan mereka, kemudian dikaruniai anak yang berkiprah di berbagai bidang.

Salah satunya adalah Aryanthi Baramuli Putri yang pernah menjadi anggota DPD RI mewakili Sulawesi Utara.

Sosok Albertina juga dikenang karena keteguhan pribadinya.

Saat mendampingi keluarga dalam masa duka setelah wafatnya A.A. Baramuli pada 2006, ia menunjukkan ketabahan yang menjadi perhatian banyak pihak.

Kepergian Prof. Dr. Albertina Nomay Baramuli Kaunang meninggalkan duka bagi keluarga, dunia pendidikan, dan masyarakat Sulawesi Utara.

Namun, jejaknya sebagai akademisi, pendidik, ibu, serta bagian dari perjalanan sejarah daerah akan tetap dikenang.

(TribunManado.co.id/Ico)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.