Gara-gara Momen Ini, Messi Dicap Seperti Bocah TK Ngadu ke Gurunya
Eko Isdiyanto July 21, 2026 10:33 AM

PAUL ELLIS/AFP
Lionel Messi dicap seperti anak TK usai mengadu ke wasit soal Marc Cucurella menutup mulutnya dengan tangan.

SUPERBALL.ID - Tingkah Lionel Messi di final Piala Dunia 2026 seperti bocah TK (Taman Kanak-kanak) yang mengadu ke gurunya, gara-garanya momen dengan Marc Cucurella. 

Lionel Messi dikritik habis pengamat sepak bola Belanda karena tingkanya yang dianggap melebihi seorang anak kecil di laga final Piala Dunia 2026.

Insiden ini terjadi di akhir waktu normal babak kedua, di saat Enzo Fernandez diganjar kartu merah usai mendapat kartu kuning kedua. 

Saat Cubarsi mendapat perawatan tim medis, Cucurella sempat mendekat ke Messi untuk mengatakan sesuatu tapi dengan menutup mulutnya. 

Melihat peluang kartu merah untuk Cucurrela, Messi pun mengadu ke wasit dengan protes keras agar bek Real Madrid itu dikartu merah. 

Yang dilakukan Messi tidak salah berdasarkan peraturan Piala Dunia 2026, pemain yang berkomunikasi dengan lawan sambil menutup mulut berpotensi dihukum berat. 

Aturan baru ini sudah memakan korban, Miguel Almiron dari Paraguay harus diusir dari lapangan di awal kompetisi. 

Sementara itu, tingkah Messi merengek ke wasit mendapat banyak hujatan karena dianggap sangat kekanak-kanakan. 

Pengamat sepak bola Belanda, Robery Maaskant sampai menyebut sikap Messi mengerikan karena melebihi bocah TK yang mengadu ke gurunya.

"Menurut saya ini mengerikan," kata Robert Maaskant. 

"Ini tentang fakta bahwa Anda seharusnya tidak menggunakan tangan Anda untuk membenarkan pernyataan rasis."

"Messi berdiri di sana; dia adalah pemain terbaik yang pernah menghiasi lapangan sepak bola. 

"Lalu Anda merendahkan diri sedemikian rupa di final dengan mengadu domba seseorang."

"Seperti anak sekolah: ' Guru, dia mengatakan sesuatu'," imbuhnya. 

Usut punya usut, Cucurella berkata kepada Messi tentang kondisi Cubarsi usai diselengkat Enzo Fernandes hanya memang sedikit menutupi mulutnya dengan tangan. 

Maaskant tak habis pikir dengan aksi provokasi Messi karena memang VAR sudah digunakan untuk meninjau momen Cucurella itu. 

"Insiden itu juga ditinjau oleh VAR, dan alasan pemain Spanyol itu tidak diusir adalah karena dia tidak menutup mulutnya dengan cukup rapat."

"Dia juga tidak mengatakan sesuatu yang rasis, karena ada ahli pembaca gerak bibir yang didatangkan. Ternyata tidak seburuk itu," kata Maaskant lagi. 

Kecaman juga datang dari eks pemain Arsenal asal Inggris, Lee Dixon yang meminta Messi agar tidak bertingkah konyol. 

"Pertandingan sudah berakhir jika kamu mendapat kartu kuning dan kartu merah hanya untuk itu, demi membuat seseorang diusir dari lapangan," kata Dixon. 

"Kamu tidak seharusnya bersikap seperti anak kecil hanya untuk mencoba membuat seseorang diusir dari lapangan karena hal seperti itu, itu konyol."

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.