Disperpusip Kabupaten Tegal Masif Hadirkan Perpustakaan Keliling Soetta ke Desa
TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Perpustakaan Keliling Soekarno-Hatta (Soetta) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Tegal kembali bergerak aktif menjemput bola.
Kali ini, armada bus perpustakaan keliling hadir di tengah-tengah siswa SD Negeri 01 Kesamiran, Desa Kesamiran, Kecamatan Tarub guna mendukung rangkaian kegiatan Bupati Tilik Desa, Jumat (17/7/2026).
Pustakawan Disperpusip Kabupaten Tegal Sri Harwati mengatakan, anak-anak menyambut antusias kehadiran armada ini dan dengan tertib mengantre memilih buku bacaan favorit mereka yang terpajang di rak.
Menurutnya, kedatangan mobil perpustakaan keliling menjadi penyegaran tersendiri yang membuat suasana literasi di sekolah dasar hari itu terkesan rekreatif dan tidak membosankan.
"Saya melihat anak-anak sangat gembira. Banyak buku bergambar dan menarik yang kami sajikan untuk dibaca di tempat. Saat kami tanya ke siswa, mereka berharap agar kunjungan seperti ini bisa rutin dilakukan," ujar Sri Harwati, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Selasa (21/7/2026).
Keterbatasan koleksi bahan bacaan perpustakaan sekolah yang didominasi buku pelajaran dan penunjangnya menjadi tantangan besar upaya penumbuhan minat baca anak.
Selain permasalahan penting lainnya seperti ketersediaan sarana perpustakaan sebagai ruang baca yang nyaman bagi mereka.
mereka.
“Saya melihat belum banyak sekolah dasar menyediakan sarana perpustakaan yang representatif, baik ruangannya, koleksi bukunya, hingga petugas layanan. Mungkin karena keterbatasan anggaran sekolah juga,” ungkap Sri Harwati.
Animo membaca yang tinggi juga ditunjukkan anak-anak SD Negeri Dukuhtengah 01, Kecamatan Margasari saat kegiatan yang sama di lapangan desa setempat pada Jumat (10/7/2026) lalu.
Pustakawan Disperpusip Kabupaten Tegal Mochamad Ircham menjelaskan, pembangunan di Kabupaten Tegal tidak hanya menyasar sektor fisik seperti infrastruktur melainkan juga pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan literasi sejak dini.
“Kami ingin memastikan anak-anak di desa mendapatkan hak dan akses membaca yang sama dengan mereka yang tinggal di perkotaan. Momentum Tilik Desa ini jadi ruang kami hadir ke tengah-tengah mereka yang membutuhkan bahan pustaka," jelas Mochamad Ircham. (dta)