Ponpes Bahrul Ulum Jombang Jaga Netralitas Selama Muktamar NU, Tegaskan Tak Ada Kubu-Kubuan
Ndaru Wijayanto July 21, 2026 01:14 PM

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Anggit Pujie Widodo

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, menegaskan komitmennya menjaga netralitas menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan berlangsung pada 27-31 Agustus 2026.

Sebagai tuan rumah, pesantren memilih memusatkan perhatian pada kesiapan penyelenggaraan serta memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh tamu dan peserta muktamar.

Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, mengatakan seluruh keluarga besar pesantren telah memiliki kesepahaman untuk tidak terlibat dalam dinamika dukung-mendukung calon yang berkembang, menjelang forum permusyawaratan tertinggi NU tersebut.

Menurutnya, peran sebagai tuan rumah mengharuskan Bahrul Ulum bersikap adil kepada seluruh peserta.

Prinsip yang dipegang adalah ikromud duyuf atau memuliakan tamu tanpa membedakan latar belakang maupun pilihan masing-masing.

"Kami sejak awal bersepakat fokus menjadi tuan rumah yang baik. Tidak ada kubu-kubuan di lingkungan pesantren. Seluruh keluarga besar Bahrul Ulum diminta menjaga netralitas dan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh muktamirin," ucap Gus Rozaq kepada Tribunjatim.com, Selasa (21/7/2026).

Baca juga: Mobil Golf hingga Becak Listrik Disiapkan Layani Mobilitas Tamu Muktamar NU di Jombang

Ia menilai sikap tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral pesantren dalam menyambut ribuan peserta, peninjau, tamu undangan, serta warga Nahdliyin dari berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri, yang diperkirakan hadir selama muktamar berlangsung.

Di sisi lain, persiapan teknis terus dikebut. Panitia lokal yang melibatkan unsur guru, santri senior, alumni, keluarga besar pesantren, serta pengurus NU di Kabupaten Jombang telah bekerja untuk menyelesaikan berbagai kebutuhan penyelenggaraan.

Koordinasi dengan panitia pusat juga terus dilakukan agar seluruh agenda dapat berjalan sesuai jadwal. Dalam beberapa pekan terakhir, tim Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah beberapa kali meninjau langsung lokasi pelaksanaan muktamar.

Baca juga: Muktamar NU di Jombang Diharapkan Akhiri Gesekan Internal, Gus Zuem: Jaga Independensi Organisasi

Hasil evaluasi menunjukkan sebagian besar fasilitas telah siap digunakan.

Saat ini pekerjaan difokuskan pada penyelesaian akhir pengurukan lahan, yang akan difungsikan sebagai area parkir dan kawasan bazar di sisi timur kompleks pesantren.

"Secara umum persiapan sudah hampir selesai. Yang masih kami tuntaskan adalah pekerjaan akhir untuk area parkir dan bazar agar siap digunakan saat muktamar berlangsung," ungkapnya.

Selain itu, fasilitas penunjang seperti sarana mandi, cuci, kakus (MCK), akses bagi peserta, hingga lokasi agenda utama disebut telah siap digunakan.

Baca juga: Pesan Adem M Nuh soal Muktamar NU ke-35 di Tambakberas Jombang: Spirit Memperkuat Ukhuwah

Gus Rozaq menyebut kesiapan fasilitas dasar telah mencapai 100 persen setelah melalui pengecekan bersama tim PBNU.

Ia berharap sinergi antara panitia pusat, panitia lokal, pemerintah daerah, serta masyarakat Jombang dapat mendukung kelancaran pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.

"Mudah-mudahan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan membawa keberkahan bagi Nahdlatul Ulama, masyarakat, serta bangsa Indonesia," pungkasnya

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.