TRIBUN-VIDEO - Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini membuka perhatian publik tidak hanya pada proses hukum yang sedang berjalan, tetapi juga pada perkembangan harta kekayaannya selama menjabat.
Berdasarkan data LHKPN, total kekayaan Lalu Ahmad Zaini bertambah sekitar Rp1,52 miliar atau 6,35 persen selama menjabat sebagai Bupati.
LHKPN per 31 Desember 2025 mencatat total kekayaan Lalu Ahmad Zaini mencapai Rp25.567.639.655.
Jumlah tersebut meningkat sekitar Rp1,52 miliar atau 6,35 persen dibandingkan laporan sebelumnya pada 3 September 2024 yang tercatat sebesar Rp24.041.842.502.
Kenaikan terbesar berasal dari kas dan setara kas yang meningkat sekitar Rp1,7 miliar menjadi Rp9,13 miliar. Nilai aset tanah dan bangunan juga bertambah menjadi Rp14,59 miliar.
Pada laporan terbaru, LAZ juga tercatat memiliki dua kendaraan baru, yakni:
Toyota Alphard tahun 2023 senilai Rp900 juta.
Honda HR-V 1.5L tahun 2024 senilai Rp275 juta.
Sementara sejumlah kendaraan yang sebelumnya tercantum dalam LHKPN 2024, seperti Mitsubishi Pajero, Honda CR-V, Toyota Kijang Innova, Honda Beat, dan Honda Scoopy, sudah tidak lagi tercatat dalam laporan terbaru.
Selain itu, surat berharga yang sebelumnya bernilai Rp805,9 juta tidak lagi tercantum dalam laporan 2025. Sebaliknya, nilai harta bergerak lainnya meningkat menjadi Rp557,5 juta.
LHKPN juga menunjukkan bahwa LAZ tidak memiliki utang, sehingga total harta bersihnya sama dengan total kekayaan yang dilaporkan, yakni Rp25.567.639.655.
Di tengah sorotan terhadap LHKPN itu, KPK pada Senin (20/7/2026) melakukan OTT di Lombok Barat.
Penyidik mengamankan 19 orang, termasuk Lalu Ahmad Zaini.
Tujuh orang kemudian dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Saksikan LIVE UPDATE selengkapnya hanya di YouTube Tribunnews!