TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Inter Milan membidik bek Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, John Stones, dengan satu hal jadi kendala utama.
Saat ini, Inter Milan turut mempertimbangkan sejumlah langkah, termasuk memperkuat lini pertahanan.
Hal ini tak lepas dari kepergian sejumlah bek veteran seperti Francesco Acerbi, Matteo Darmian, dan Stefan de Vrij, yang telah habis kontrak pada 30 Juni 2026 lalu.
Sementara itu, Nerazzurri sejauh ini memiliki lima nama di lini pertahanan, yakni Alessandro Bastoni, Yann Bisseck, Manuel Akanji, Carlos Augusto, dan Benjamin Pavard.
Baca juga: Argentina Gagal Juara Piala Dunia 2026, Faktor Penyerang Inter Milan Tak Main di Final?
Namun, salah satu dari mereka serta andalan tim, Alessandro Bastoni, kabarnya diincar oleh Al Hilal.
Apabila tawaran yang meyakinkan datang untuk klub dan pemain, ia bisa pergi.
Terkait upaya memperkuat lini pertahanan, menurut laporan Fabrizio Romano, Inter Milan memantau dengan cermat situasi John Stones.
Adapun John Stones saat ini berstatus bebas transfer usai dilepas Manchester City pada akhir musim 2025/2026 karena kontraknya yang habis pada 30 Juni 2026 lalu.
Mantan bek tengah Everton itu telah ditawarkan kepada Nerazzurri antara Maret dan April, dan namanya kembali muncul dalam beberapa pekan terakhir.
Penampilan di Piala Dunia 2026 telah menghidupkan kembali pencalonannya dan, yang lebih penting, telah menghapus keraguan apa pun tentang kebugarannya.
Tak hanya itu, John Stones adalah pemain yang terbukti mampu beradaptasi dengan cepat dengan visi sepak bola Chivu, seperti yang mereka lakukan setahun lalu dengan Akanji.
Namun, ada persaingan yang cukup ketat untuk pemain kelahiran 1994 ini, salah satunya dari Chelsea.
The Blues mencari pemain berpengalaman untuk memimpin tim.
Kendati demikian, terdapat satu kendala besar bagi Inter Milan untuk menggaet John Stones, yakni soal biaya.
Melansir dari Calciomercato.com, gaji yang diminta bek Inggris itu sebesar 6,5 juta euro ditambah bonus, sedikit di bawah 8 euro juta yang ia minta sebelum Piala Dunia.
Kendati telah dipangkas, jumlah tersebut masih besar dan tidak sesuai dengan parameter pemilik Inter Milan, Oaktree Capital.
Oaktree Capital biasanya tidak mengizinkan investasi besar untuk pemain di atas 30 tahun.
Tak hanya itu, John Stones juga meminta biaya tambahan.
Aspek ini perlu dipertimbangkan untuk Inter Milan.
Terlebih, fokus mereka saat ini sejatinya merekrut pengganti Denzel Dumfries yang pindah ke Real Madrid.
(TribunJatimTimur.com)