Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrizal | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh akhirnya menurunkan tim untuk mengecek kerusakan jalan di Kota Meureudu, Pidie Jaya.
Langkah ini diambil setelah adanya advokasi dan desakan dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Khalid.
Pengecekan difokuskan pada sejumlah ruas jalan provinsi di Meureudu, terutama di depan kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Meureudu.
Berdasarkan laporan yang diterima Khalid pada Selasa (21/7/2026), petugas PUPR telah menandai sejumlah titik lubang yang selama ini dikeluhkan oleh masyarakat.
"Hari Minggu kemarin sudah kita tandai semua titiknya di sepanjang jalan tersebut," ujar Khalid meniru penjelasan Sekretaris Dinas PUPR Aceh yang ia terima.
Khalid menambahkan, perbaikan jalan tersebut akan menggunakan metode cutting (pemotongan bagian rusak) dan finishing dengan Asphalt Mixing Plant (AMP).
Jadwal pengerjaannya pun dipastikan akan dipercepat dari rencana semula. Khalid mengucapkan terima kasih kepada Kadis PUPR atas respon cepat ini.
Baca juga: Mahasiswa KKN USK Sosialisasikan Pencegahan Diabetes di Pidie Jaya
Sebelumnya, ruas jalan provinsi di jantung Kota Meureudu tersebut dilaporkan rusak parah. Kondisi lubang yang menganga sudah berlangsung lama, sehingga mengganggu kenyamanan dan mengancam keselamatan para pengguna jalan.
Merespons keluhan warga, Khalid selaku Anggota Komisi IV DPRA langsung meninjau lokasi pada Rabu (15/7/2026).
Politisi muda dari Partai Golkar ini mendesak Dinas PUPR Aceh segera mengambil tindakan sebelum ada pengendara yang menjadi korban jiwa.
"Saya selaku anggota DPRA dari daerah pemilihan (dapil) Pidie dan Pidie Jaya mendesak Dinas PUPR Aceh untuk segera memperbaiki jalan ini. Dinas memiliki anggaran pemeliharaan rutin. Jika memang belum bisa diaspal menyeluruh, minimal ditambal dulu lubang-lubangnya," tegas Khalid saat itu.(*)