'Pahlawanku, manajerku' - Ucapan duka mengalir untuk Kevin Keegan, Alan Shearer dan Jamie Carragher memuji legenda sepak bola Inggris
Rina Kusumawati July 22, 2026 03:50 AM

Ucapan belasungkawa terus mengalir untuk mantan kapten dan manajer tim nasional Inggris, Kevin Keegan, setelah diumumkan bahwa ia meninggal dunia pada usia 75 tahun. Alan Shearer dan Jamie Carragher termasuk di antara banyak tokoh sepak bola yang memberikan penghormatan kepada legenda permainan ini.


Seorang legenda yang hilang dari dunia sepak bola


Keegan, mantan penyerang dan manajer legendaris tim nasional Inggris, meninggal dunia pada usia 75 tahun setelah berjuang melawan kanker. Keluarganya mengonfirmasi kabar tersebut pada hari Senin, yang memicu gelombang penghormatan dari seluruh dunia olahraga bagi sosok yang menjadi simbol era penting dalam sepak bola Inggris.


Diagnosis penyakitnya pertama kali diumumkan pada bulan Juni, ketika keluarganya mengungkapkan bahwa Keegan sedang berjuang melawan kanker stadium empat. Sebelumnya, pada bulan Januari, ia sempat dirawat di rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan atas gejala perut yang terus berlanjut.


Newcastle memberikan penghormatan


Newcastle United, klub di mana Keegan mencapai status legendaris baik sebagai pemain maupun manajer, menjadi yang pertama memberikan penghormatan kepada sosok yang mereka sebut sebagai "jantung berdetak" klub tersebut. Dalam pernyataan resmi yang penuh emosi, The Magpies menuliskan: "Kevin lebih dari sekadar pesepak bola dan manajer legendaris. Ia adalah jantung Newcastle United bagi generasi para pendukung. Dampak Kevin tidak bisa diukur hanya dengan jumlah penampilan atau hasil pertandingan."


Alan Shearer, yang didatangkan Keegan ke St James' Park dengan biaya transfer rekor dunia saat itu, membagikan pesan penuh duka di media sosial. Ia menulis: "Pahlawanku. Manajerku. Temanku. Beristirahatlah dengan tenang, Bos."


Penghormatan dari Liverpool


Liverpool, klub tempat Keegan meraih tiga gelar liga dan satu Piala Eropa, juga menyampaikan rasa duka mendalam mereka. The Reds menyatakan bahwa semangat juang Keegan yang tak tergoyahkan serta kontribusinya yang luar biasa akan selamanya terukir dalam sejarah klub, mengenang masa enam tahunnya di Anfield.


Mantan bek Liverpool, Jamie Carragher, juga menyampaikan penghormatan serupa dengan menyebut Keegan sebagai "salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki negara ini," sambil menyoroti koleksi trofi, jumlah gol, dan dua penghargaan Ballon d'Or sebagai bukti bahwa Keegan adalah "raksasa sejati dalam sepak bola Inggris." Carragher menambahkan bahwa Keegan adalah "salah satu sosok paling penting yang menjadikan Liverpool FC seperti sekarang ini."


Warisan karier yang tak tertandingi


Sebagai pemain, koleksi trofi Keegan menjadi bukti nyata atas kebesarannya. Selama membela Liverpool antara tahun 1971 hingga 1977, ia memenangkan Piala FA dan dua Piala UEFA, selain kesuksesan domestik dan Eropa lainnya. Setelah itu, ia bergabung dengan Hamburg dan menjadi bintang internasional, meraih gelar juara Bundesliga.


Di level internasional, Keegan mencatat 63 penampilan untuk tim nasional Inggris dan mencetak 21 gol. Ia memimpin negaranya dengan penuh kehormatan sebelum akhirnya menjadi pelatih tim nasional pada tahun 1999. Meskipun masa kepelatihannya bersama The Three Lions berakhir setelah kekalahan dari Jerman pada tahun 2000, dedikasinya terhadap tim nasional Inggris tidak pernah diragukan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.