Belgia Berpisah dengan Pelatih Rudi Garcia Meski Raih 'Hasil Gemilang' di Piala Dunia 2026
Agus Firmansyah July 22, 2026 01:55 AM

Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Belgia (RBFA) telah mengonfirmasi bahwa kontrak pelatih kepala Rudi Garcia tidak akan diperpanjang setelah berakhirnya Piala Dunia 2026. Meskipun berhasil membawa Setan Merah mencapai perempat final di Amerika Utara, kedua pihak sepakat untuk berpisah.

Akhir dari era delapan belas bulan

Garcia dan RBFA memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak yang akan berakhir pada 31 Juli. Garcia mulai menjabat pada 1 Februari 2025 sebagai penerus Domenico Tedesco. Di bawah kepemimpinannya, Belgia berhasil mempertahankan posisi di Liga A UEFA Nations League dan lolos ke Piala Dunia 2026, di mana mereka melangkah hingga babak perempat final.

Keputusan ini menandai berakhirnya masa jabatan selama 18 bulan, di mana Garcia ditugaskan untuk menstabilkan skuad yang sedang dalam masa transisi. Meskipun tim menunjukkan performa impresif selama turnamen di Amerika Utara, federasi memutuskan untuk mengambil arah baru menjelang siklus kualifikasi berikutnya.

Meninjau perjalanan di Piala Dunia

Laga terakhir pelatih asal Prancis itu berlangsung dramatis, di mana ia merasa keberuntungan tidak berpihak pada timnya setelah mengalami sejumlah cedera penting dan keputusan wasit yang kontroversial. Dalam kekalahan 2-1 di perempat final melawan juara turnamen, Spanyol, Setan Merah harus bermain tanpa kapten mereka, Youri Tielemans, yang cedera, sementara bintang utama Kevin De Bruyne juga harus ditarik keluar menjelang akhir laga. Mengenai keputusannya untuk hengkang, Garcia menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan serta hubungan baik yang ia bangun dengan para pemain dan staf.

"Setelah berdiskusi dengan RBFA, kami memutuskan untuk tidak memperpanjang perjalanan luar biasa yang telah kami lalui selama 18 bulan terakhir. Saya meninggalkan Belgia di Liga A UEFA Nations League dan di antara delapan tim terbaik dunia," ujar Garcia.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para pemain luar biasa saya, Direktur Olahraga Vincent Mannaert, serta para penggemar yang telah mendukung kami sepanjang Piala Dunia ini. Saya berharap Belgia sukses dalam melanjutkan transisi generasi yang saya banggakan dapat ikut memulai."

Mannaert memuji dampak Garcia

Vincent Mannaert, direktur olahraga RBFA, menyoroti pengaruh positif yang ditinggalkan pelatih asal Prancis itu selama masa jabatannya yang singkat bersama tim nasional. Mannaert menjelaskan bahwa Garcia datang pada saat tim membutuhkan sosok berpengalaman untuk memimpin di tengah situasi yang menantang.

“Rudi Garcia tanpa diragukan lagi memainkan peran penting dalam memulihkan performa Setan Merah. Ia diangkat sebagai pelatih nasional dalam konteks olahraga dan finansial yang sulit. Berkat komitmen dan pengalamannya, kohesi tim berhasil dipulihkan dan hasil yang kuat diraih di Piala Dunia FIFA terbaru,” ujar Mannaert.

Menatap ke masa depan

Kepergian Garcia terjadi pada momen simbolis bagi sepak bola Belgia, karena sejumlah anggota dari generasi emas kemungkinan telah memainkan turnamen besar terakhir mereka. Dalam waktu dekat, Belgia akan menghadapi laga kandang melawan tim kuat seperti Prancis dan Italia tahun ini, sebagai bagian dari perjalanan mereka di Nations League. Sementara itu, Mannaert menegaskan bahwa proses pencarian pengganti Garcia telah dimulai.

"Bersama tim saya, saat ini kami sedang mempersiapkan siklus baru, termasuk penunjukan pelatih nasional yang baru," tambah Mannaert.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.