Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Charles Abar
TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA – Bupati Ngada Raymundus Bena menghadiri Misa Syukur Tahbisan Imamat Pater Lorensius Roga Kollo, SDS, di Desa Beapawe, Kecamatan Golewa Barat, Selasa (21/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ngada memanjatkan doa agar Pater Lorensius senantiasa setia pada panggilan imamatnya di tengah berbagai dinamika dan tantangan zaman.
Bupati hadir didampingi sejumlah pimpinan perangkat daerah serta Camat Golewa Barat. Perayaan berlangsung khidmat dan dihadiri para imam, biarawan-biarawati, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah daerah, keluarga, serta umat Katolik yang bersama-sama mengungkapkan syukur atas tahbisan imamat Pater Lorensius.
Misa syukur tersebut menjadi ungkapan sukacita atas tahbisan imamat yang diterima Pater Lorensius Roga Kollo, SDS. Peristiwa ini tidak hanya menjadi kebahagiaan bagi keluarga, tetapi juga bagi Gereja Katolik dan masyarakat Kabupaten Ngada sebagai awal perjalanan pelayanan imamat yang akan dijalani.
Dalam sambutannya, Bupati Raymundus Bena menyampaikan ucapan selamat dan proficiat kepada Pater Lorensius Roga Kollo, SDS, atas rahmat tahbisan imamat yang diterimanya. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendoakan dan mendukung Pater Lorensius agar mampu menjalankan tugas pelayanannya dengan penuh kesetiaan.
Baca juga: Wagub NTT Apresiasi Rumah Bambu Labuan Bajo Tembus Pasar Internasional
"Proficiat kepada Pater Lorensius. Mari kita terus memberikan doa dan dukungan agar Pater Lorensius mampu menjalankan tugas pelayanannya dengan setia di tengah berbagai dinamika dan tantangan zaman," ujar Bupati Raymundus.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kabupaten Ngada juga menyerahkan bantuan sebesar Rp 20 juta untuk mendukung karya pelayanan Pater Lorensius Roga Kollo, SDS. Bantuan tersebut turut diperuntukkan bagi Suster Irmina Kollo, saudari kandung Pater Lorensius, yang merayakan kaul pertama. Keduanya sebelumnya direncanakan melaksanakan misa syukur bersama.
Pater Lorensius Roga Kollo, SDS, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Ngada dan seluruh masyarakat Ngada atas perhatian, doa, dan dukungan yang diberikan. Ia mengatakan, setelah menyelesaikan masa pembinaan dan pendidikan di Filipina, dirinya akan melanjutkan pelayanan sebagai imam di Kota Kupang.
Ia berharap doa dan dukungan dari keluarga serta seluruh masyarakat Ngada terus menyertai perjalanan panggilan sucinya. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi kekuatan untuk menjalankan tugas pelayanan dengan penuh kesetiaan di mana pun ia diutus. (Cha).