TRIBUNCIREBON.COM– PT Parama Artha Buwana (PARABU) resmi mengoperasikan Depo POMINDO (Pom Minyak Goreng Indonesia) di Desa Palinggihan, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Jumat (18/7/2026). Depo tersebut menjadi yang pertama sekaligus satu-satunya yang beroperasi di Kabupaten Purwakarta.
Peresmian dihadiri Direktur Utama POMINDO sekaligus Direktur PT Parama Artha Buwana, H. Yaya Sumantri, S.A.P., M.A.P., pemilik Depo POMINDO Palinggihan Agus Suryaman, Kepala Dinas DKUPP Kabupaten Purwakarta, Camat Plered Deni Darmawan, perwakilan APDESI Kecamatan Plered, Koramil Plered, Polsek Plered, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Camat Plered, Deni Darmawan, menyambut baik hadirnya depo tersebut. Menurutnya, keberadaan POMINDO akan memudahkan masyarakat memperoleh minyak goreng curah dengan kualitas yang terjamin.
Baca juga: ANJLOK LAGI! Harga Emas Antam Hari Ini 21 Juli 2026 di Cirebon Per Gram Turun Jadi Segini
"Kami sangat mengapresiasi adanya POMINDO di wilayah Plered. Kehadirannya diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh minyak goreng curah yang berkualitas dengan lebih mudah," ujar Deni.
Sementara itu, Direktur Utama POMINDO, H. Yaya Sumantri, menjelaskan Depo POMINDO Palinggihan merupakan depo ke-263 yang telah beroperasi di Indonesia. Ia menilai lokasi Desa Palinggihan dipilih karena memiliki posisi strategis dan mudah dijangkau masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Purwakarta.
Selain melayani penjualan minyak goreng, depo tersebut juga akan menjadi pusat pendaftaran program satu daerah pemilihan satu depo yang tengah dikembangkan POMINDO.
Baca juga: ANJLOK LAGI! Harga Emas Antam Hari Ini 21 Juli 2026 di Cirebon Per Gram Turun Jadi Segini
"Kami juga menargetkan satu outlet di setiap desa. Pengelolaannya nanti bisa dilakukan oleh Koperasi Merah Putih, BUMDes, maupun pelaku usaha perorangan atau warung. Perlu kami tegaskan bahwa minyak yang dijual di POMINDO bukan minyak subsidi dan tidak memiliki keterkaitan maupun pengaruh terhadap program pemerintah," kata Yaya.
Pemilik Depo POMINDO Palinggihan, Agus Suryaman, mengatakan masyarakat akan memperoleh sejumlah kemudahan melalui layanan tersebut. Selain menawarkan harga yang lebih terjangkau, minyak goreng dapat dibeli sesuai kebutuhan dengan nominal mulai Rp2.000, Rp5.000, hingga Rp10.000.
Ia juga menjelaskan sistem penjualan menggunakan pompa isi ulang sehingga tidak memerlukan kemasan plastik sachet, yang dinilai lebih ramah terhadap lingkungan.
Baca juga: ANJLOK LAGI! Harga Emas Antam Hari Ini 21 Juli 2026 di Cirebon Per Gram Turun Jadi Segini
Kepala Desa Palinggihan, Lukman Alamsyah, turut mengapresiasi dibukanya Depo POMINDO di wilayahnya. Menurutnya, kehadiran depo diharapkan mampu membantu menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga minyak goreng sekaligus mempermudah masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan membuka POMINDO di Desa Palinggihan. Mudah-mudahan ke depan usaha ini berjalan lancar, berkembang, dan memberikan manfaat bagi masyarakat," pungkas Lukman.