TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Nunukan bergerak cepat merespons laporan warga terkait dugaan kasus cacingan yang menyerang ternak sapi di Jalan Langsat, Kelurahan Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Selasa (21/7/2026).
Tim Bidang Peternakan yang dipimpin dokter hewan langsung mendatangi lokasi untuk memeriksa empat ekor sapi milik Syamsuddin.
Hasil pemeriksaan menunjukkan tiga ekor sapi mengalami gejala yang mengarah pada infeksi cacing, ditandai dengan penurunan berat badan secara signifikan, bulu yang tampak kusam dan kasar, serta berkurangnya nafsu makan.
Sebagai langkah penanganan, petugas segera memberikan obat cacing dan vitamin kepada ketiga sapi tersebut agar kondisinya segera pulih.
Sedangkan satu ekor sapi lainnya tidak diberikan obat cacing karena sedang bunting. Petugas hanya memberikan vitamin untuk menjaga kondisi kesehatannya.
Pemilik ternak, Syamsuddin, mengaku lega karena laporannya mendapat respons cepat dari Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui DKPP Nunukan.
"Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Nunukan, khususnya Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, karena telah turun langsung dan cepat tanggap membantu kami. Setelah melihat kondisi sapi yang berat badannya turun dan nafsu makannya berkurang, saya segera menghubungi dinas terkait, dan hari ini langsung mendapat penanganan," ujarnya.
Ia berharap pelayanan kesehatan hewan terus ditingkatkan agar para peternak dapat memperoleh pendampingan dengan cepat saat menghadapi gangguan kesehatan pada ternaknya.
Dokter Hewan DKPP Nunukan, drh. Zevanya Indah Oktaviana, mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti setiap laporan masyarakat yang berkaitan dengan kesehatan ternak.
"Kami menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya ternak yang mengalami penurunan nafsu makan. Berdasarkan laporan tersebut, tim Bidang Peternakan segera turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan memberikan pelayanan kesehatan hewan sesuai kondisi ternak," jelasnya.
Menurut Zevanya, pelayanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan, pemberian obat cacing, vitamin, hingga perawatan sesuai kebutuhan masing-masing ternak.
Melalui layanan kesehatan hewan yang cepat dan responsif, DKPP Kabupaten Nunukan berkomitmen menjaga kesehatan ternak masyarakat sekaligus mendukung produktivitas peternakan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di daerah.
(*)
Penulis: Fatimah Majid