Empat Hari Pendidikan, Calon Prajurit TNI Genial Gavensi Gulo Ditemukan Tewas di Rindam I/BB
AbdiTumanggor July 21, 2026 07:54 PM

TRIBUN-MEDAN.Com – Jenazah Genial Gavensi Gulo, siswa calon prajurit TNI yang tengah menjalani Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI TA 2026 di Rindam I/BB Pematangsiantar, akhirnya diberangkatkan menuju kampung halamannya di Nias Barat, Selasa (21/7/2026).

Pemuda berusia 21 tahun kelahiran 2 November 2005 itu sebelumnya ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di belakang Rindam I/BB, Senin (20/7/2026).

Jenazah sempat diautopsi di RSUD Dr Djasamen Saragih Pematangsiantar sebelum diberangkatkan dengan mobil ambulans melalui jalur darat menuju rumah duka.

Danrindam I/BB Pematangsiantar, Brigjen TNI Abdul Razak Rangkuti, menyampaikan bahwa Genial baru empat hari mengikuti pendidikan Dikmata TNI-AD Gelombang II TA 2026.

“Dia siswa yang menjalani pendidikan. Baru empat hari. Untuk penyebab kematian masih pemeriksaan. Belum bisa kita jawab, masih ada pemeriksaan-pemeriksaan,” ujarnya.

Abdul Razak menambahkan, korban pertama kali ditemukan oleh pelatih.

Mengenai dugaan bunuh diri, ia menegaskan hal tersebut masih dalam proses penyelidikan dan menjadi kewenangan Denpom I/I BB Pematangsiantar.

SISWA TAMTAMA MENINGGAL - Jenazah Genial G Gulo (21) siswa Tamtama TNI-AD Rindam I/BB akan dibawa ke kampung halaman di Nias, Selasa (21/7/2026)
SISWA TAMTAMA MENINGGAL - Jenazah Genial G Gulo (21) siswa Tamtama TNI-AD Rindam I/BB akan dibawa ke kampung halaman di Nias, Selasa (21/7/2026) (TRIBUN MEDAN/Alija Magribi)

Reaksi Keluarga dan Organisasi Pemuda

Ketua DPC Pemuda Peduli Nias – Pematangsiantar, Kari Halawa, yang hadir di RSUD Dr Djasamen Saragih, menyampaikan bahwa keluarga sangat terpukul atas kematian Genial.

Pertemuan terakhir dengan keluarga sebelum pembukaan pendidikan pada 16 Juli 2026 menunjukkan kondisi Genial sehat jasmani dan rohani. 

Tak ada keluhan selama mengikuti tahapan Pantaukhir Pusat.

Namun setelah ditemukan meninggal dunia dengan kondisi gantung diri, keluarga meminta dilakukan autopsi.

“Keluarga bilang diautopsi aja biar ada hasil. Kebetulan semalam belum bisa dilihat,” kata Kari.

Ia menambahkan, informasi awal yang diterima keluarga menyebutkan Genial meninggal karena bunuh diri.

“Disampaikan bunuh diri. Gantung diri. Selama ini menurut keluarga sehat-sehat aja. Nggak ada masalah keluarga,” ujarnya.

Kari juga menyampaikan bahwa keluarga masih berkomunikasi dari Nias Barat dan menunggu hasil autopsi untuk menentukan langkah selanjutnya.

“Keluarga pasti curiga makanya semalam diautopsi,” katanya.

(alj/tribun-medan.com)

Baca juga: Siswa Tamtama Rindam I/BB Siantar Meninggal, Perwakilan Keluarga Sebut Kondisi Terakhir Korban

Baca juga: Perwakilan Keluarga Siswa Tamtama Rindam I/BB Sebut Terakhir Kali Korban Sehat Sebelum Tewas

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.