Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Noel Iman Untung Wenda
TRIBUN-PAPUA.COM, TIOM - Turnamen Sepak Bola Tiom Yiginua Cup I yang diinisiasi oleh pemuda Distrik Tiom dan Distrik Yiginua, Kabupaten Lanny Jaya di Provinsi Papua Pegunungan mendapat sambutan antusias dari kalangan anak muda setempat.
Ketua Panitia Turnamen, Simiron Kogoya, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan inisiatif pemuda dari dua distrik untuk membangun semangat sportivitas dan mempererat persaudaraan melalui olahraga sepak bola amatir.
“Turnamen ini kami buat atas inisiatif pemuda dari Distrik Tiom dan Distrik Yiginua. Kami ingin menghadirkan kegiatan positif bagi generasi muda melalui sepak bola,” ujar Simiron di Lapangan Kerek Lamok, Tiom Kabupaten Lanny Jaya, Selasa, (21/07/2026).
Baca juga: Disperindag Papua Pegunungan Pantau Harga Pangan dan Dorong Industri Olahan Daerah di Tiom
Sebanyak 16 tim dipastikan terlibat dalam turnamen tersebut, terdiri dari delapan tim putra dan delapan tim putri dari masing-masing distrik.
“Dari Distrik Tiom ada delapan tim putra dan delapan tim putri. Begitu juga dari Distrik Yiginua, sehingga total ada 16 tim yang akan bertanding,” jelasnya.
Menurut Simiron, pendaftaran peserta telah ditutup dan seluruh tim kini dalam tahap persiapan, termasuk menggelar pertandingan sparing untuk mematangkan strategi sebelum turnamen resmi dimulai.
“Antusias anak-anak muda sangat baik. Semua tim sudah siap dan sekarang mereka sedang melakukan sparing,” katanya.
Baca juga: Disperindag Papua Pegunungan Tinjau Kebun Kopi Lanny Mendek di Tiom, Upayakan Dukungan
Meski demikian, Simiron mengakui bahwa panitia masih menghadapi keterbatasan dana dan perlengkapan pertandingan. Beberapa kebutuhan yang belum terpenuhi antara lain jaring gawang, bola, seragam pelatih, dan seragam wasit.
“Kami masih kekurangan perlengkapan seperti jaring, bola, baju pelatih, dan baju wasit. Semua itu kami usahakan secara bertahap,” ungkapnya.
Ia menambahkan, hingga saat ini turnamen tersebut belum mendapat dukungan resmi dari pemerintah daerah karena seluruh kegiatan masih murni digerakkan oleh inisiatif pemuda.
“Belum ada dukungan pemerintah, karena ini murni inisiatif pemuda. Namun kami berharap ke depan ada perhatian dan bantuan dari pemerintah agar turnamen ini dapat berjalan lebih baik,” ujarnya.
Baca juga: Peringati HAN 2026 di Mimika, Siswi Asal Ambon Bangga Nyanyikan Lagu Daerah Kamoro
Simiron juga mengimbau masyarakat Tiom dan Yiginua untuk bersama-sama menjaga keamanan selama turnamen berlangsung. Menurutnya, keamanan menjadi prioritas utama panitia agar pertandingan dapat berjalan lancar dan tertib.
“Panitia akan mengutamakan keamanan agar pertandingan tidak terjadi keributan dan semua tim dapat bermain dengan sportif,” pungkasnya.(*)