SERAMBINEWS.COM – Lionel Messi tak mampu menyembunyikan kesedihannya setelah Argentina gagal mempertahankan gelar juara Piala Dunia 2026. Kapten Albiceleste itu tampak menangis di lapangan usai timnya kalah 0-1 dari Spanyol pada partai final di East Rutherford, New Jersey, Minggu (20/7/2026).
Laga tersebut disebut-sebut berpotensi menjadi penampilan terakhir Messi di ajang Piala Dunia. Namun, bintang berusia 39 tahun itu belum memberikan kepastian apakah dirinya benar-benar mengakhiri kariernya di turnamen empat tahunan tersebut.
Melalui unggahan di Instagram pada Senin (21/7/2026), Messi menyampaikan pesan emosional sekaligus mengucapkan selamat kepada Spanyol atas keberhasilannya merebut gelar juara dunia.
"Rasa sakitnya sangat hebat, dan luka ini membutuhkan waktu untuk pulih," tulis Messi dalam bahasa Spanyol, disertai foto dirinya menggenggam medali perak.
Baca juga: Argentina Pulang tanpa Messi, Ribuan Suporter Tetap Sambut La Albiceleste Meski Gagal Juara Dunia
Meski kecewa, peraih delapan Ballon d'Or itu memilih mengenang perjalanan luar biasa Argentina sepanjang turnamen.
"Saya tetap mengingat semua hal baik. Pertandingan-pertandingan yang berhasil kami balikkan dengan memberikan yang terbaik, momen-momen yang akan tetap terukir dalam ingatan kami selamanya, dan dukungan dari seluruh rakyat Argentina yang membawa kami kembali menjadi salah satu tim terbaik di dunia," tulisnya.
Messi juga menilai pencapaian Argentina menembus dua final Piala Dunia secara beruntun merupakan prestasi yang patut dibanggakan.
"Sulit untuk sepenuhnya menghargai pencapaian kami saat ini, tetapi grup ini berhasil mencapai dua final Piala Dunia berturut-turut," lanjutnya.
Empat tahun sebelumnya, Argentina sukses mengalahkan Prancis melalui adu penalti pada final Piala Dunia 2022 di Qatar. Gelar tersebut menjadi trofi Piala Dunia pertama sekaligus melengkapi koleksi prestasi Messi sepanjang kariernya.
Pada edisi 2026, Argentina kembali tampil impresif hingga mencapai final setelah menyingkirkan Inggris di semifinal. Namun, mereka gagal mempertahankan mahkota juara karena tak mampu menembus rapatnya pertahanan Spanyol, bahkan tanpa mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran.
Messi yang genap berusia 39 tahun selama turnamen ini akan berusia 43 tahun saat Piala Dunia 2030 digelar di Spanyol, Portugal, dan Maroko. Kondisi itu membuat banyak pihak meyakini final di New Jersey menjadi penampilan terakhirnya di panggung Piala Dunia.
Di akhir pesannya, Messi menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Argentina yang terus memberikan dukungan.
"Terima kasih dari lubuk hati saya yang terdalam atas setiap ucapan dan pesan. Sekali lagi, kita berhasil bersatu sebagai sebuah negara dan berdiri bersama, berbagi kebanggaan yang luar biasa sebagai orang Argentina."
Ia juga menutup pesannya dengan memberikan penghormatan kepada sang juara.
"Saya juga ingin mengucapkan selamat kepada Spanyol atas kemenangan mereka di kejuaraan ini."