TRIBUNJABAR.ID, BATUJAJAR - Sejumlah RW di Desa Giriasih, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengalami kesulitan air bersih.
Mereka saat ini hanya mengandalkan kiriman dari Pemerintah Kabupaten Bandung Barat yang datang 2 kali dalam satu pekan.
Pantauan di Kampung Cibeber, Desa Giriasih, Senin (21/7/2026), belasan warga terlihat antre untuk mendapatkan giliran mengisi air bersih dari truk tangki yang dikirim oleh Pemda Bandung Barat.
Berbagai jenis jeriken hingga galon air isi ulang dibawa dari rumah untuk diisi air bersih.
Ada yang berjalan kaki, ada pula yang menggunakan sepeda motor.
"Ini (susah air) sudah dua bulan, air sumur udah pada kering," kata Siti Aisyah (37) di lokasi.
Baca juga: 5 Kecamatan di Bandung Barat Kekeringan, 48 Sumur Bor Dibuat, 6 Mobil Siap Distribusikan Air Bersih
Siti Aisyah mengungkapkan, kekeringan hingga warga mengalami kesulitan air bersih merupakan fenomena tahunan.
Selain mengandalkan kiriman dari Pemkab Bandung Barat, warga sekitar juga mengambil air bersih dari salah satu pabrik yang ada wilayah mereka.
"Kemarin ngambil dari pabrik, cuma terbatas kan, tiap tahun juga begini," ujarnya.
Siti berharap, Pemkab Bandung Barat lebih banyak mengirim jumlah truk air bersih ke wilayah mereka.
Pasalnya, pengiriman truk air bersih dua kali sepekan dirasa masih belum cukup untuk kebutuhan warga.
"Ya untuk cuci-cuci, mandi, segala macem, tidak cukup, mudah-mudahan lebih banyak kiriman air bersihnya," tandasnya.(*)