Gelandang Argentina, Enzo Fernández, berbicara secara terbuka untuk pertama kalinya sejak timnya kalah di final Piala Dunia FIFA melawan Spanyol. Ia menegaskan bahwa dirinya tetap bangga mewakili negaranya meskipun harus menelan kekalahan pahit dalam upaya mempertahankan gelar juara dunia.
Harapan Argentina untuk mempertahankan mahkota Piala Dunia berakhir dengan kekalahan 1-0 dari Spanyol melalui perpanjangan waktu di Stadion New York New Jersey pada hari Senin. Ferran Torres mencetak gol penentu setelah Enzo Fernández diusir keluar lapangan menjelang akhir pertandingan, membuat tim asuhan Lionel Scaloni harus menuntaskan laga dengan 10 pemain.
Gelandang Chelsea tersebut menerima dua kartu kuning selama pertandingan final. Setelah sebelumnya mendapat peringatan karena protes kepada wasit, Fernández diganjar kartu kuning kedua pada masa tambahan waktu babak kedua akibat pelanggaran keras terhadap bek Spanyol, Pau Cubarsí.
Sehari setelah kekalahan menyakitkan tersebut, pemain berusia 25 tahun itu membagikan pesan emosional melalui Instagram. Dalam pesannya, Fernández merenungkan perjalanan tim dan menekankan bahwa usaha serta komitmen mereka jauh lebih berarti daripada hasil akhir di lapangan.
“Seiring berjalannya waktu, kamu akan memahami bahwa ada sesuatu yang jauh lebih besar dari sekadar hasil. Selama bertahun-tahun, kelompok ini telah mewakili kami dengan cara terbaik. Mereka mengajarkan bahwa berkompetisi bukan hanya tentang menang, tetapi tentang memberikan segalanya untuk seragam ini dan tidak pernah menyerah. Menjadi bagian dari tim yang selalu menunjukkan ketangguhan, bersaing di level tertinggi, dan membela warna ini dengan kebanggaan, kerendahan hati, serta komitmen adalah sebuah kehormatan.”
Fernández juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para pendukung Argentina yang terus memberikan dukungan penuh selama turnamen, menciptakan atmosfer layaknya bermain di kandang di setiap pertandingan.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh penggemar Argentina. Terima kasih karena selalu ada, mendukung kami di setiap pertandingan, atas kasih sayang, dukungan tanpa syarat, dan karena membuat kami merasa seperti bermain di rumah di mana pun kami berada.”
Meskipun kecewa karena gagal meraih gelar, Fernández menegaskan bahwa komitmennya terhadap tim nasional tidak akan berubah. Ia menyebut kesempatan untuk mengenakan seragam Argentina sebagai kehormatan terbesar dalam kariernya.
“Mengenakan seragam negaraku adalah kehormatan terbesar dalam karierku, dan aku akan terus memberikan segalanya setiap kali mendapat kesempatan untuk membelanya.”