TRIBUNJAKARTA.COM - Mariano Peralta diyakini bakal menjadi salah satu kekuatan baru Persib Bandung untuk mengarungi kompetisi musim 2026/2027.
Kehadiran pemain asal Argentina itu bahkan disebut mampu membuat lini serang Maung Bandung semakin berbahaya.
Pandangan tersebut disampaikan pengamat sepak bola Bung Edwin Setyadinata.
Menurutnya, jika berada dalam kondisi terbaik, Peralta berpeluang langsung mengamankan satu tempat di sektor sayap kiri Persib.
"Peralta ini akan membuat serangan atau lini serang Persib sangat berbahaya. Satu tempat kalau memang dia oke, fit rasanya akan menjadi milik Peralta di sayap kiri," ujar Bung Edwin dikutip dari YouTube-nya pada 20 Juli 2026.
Ia menilai Peralta memiliki karakter permainan yang cair dan mampu dimainkan di berbagai posisi di lini depan.
"Peralta ini tipikal yang cair loh mainnya dan bisa bermain di bahkan empat posisi. Peralta ini sangat multifungsi, sangat versatile, sangat bisa diandalkan. Misalnya kalaupun dia harus main di kanan, atau di belakang striker nomor 10 atau di strikernya bisa semua dia. Dia bisa mempraktikkan itu semua di Borneo," katanya.
Meski demikian, Bung Edwin mengingatkan bahwa setiap pemain asing tetap membutuhkan proses adaptasi ketika bergabung dengan klub baru.
Menurutnya, kecepatan beradaptasi Peralta akan menjadi salah satu faktor penting bagi Persib dalam menghadapi persaingan musim ini.
"Kalau pemain asing baru itu datang, apakah bisa langsung nyetel atau butuh waktu. Kalau butuh waktu jangan terlalu lama juga. Tapi ada juga yang cepat adaptasi sehingga langsung memperlihatkan kualitasnya," ucapnya.
Ia menilai Persib tidak boleh terlalu lama menunggu para pemain asingnya menemukan performa terbaik karena sejumlah rival diperkirakan tampil semakin kompetitif.
"Kalau misalnya lawan-lawan Persib yang saat ini gua waspadai seperti Persija, Persebaya, Arema, Malut atau Dewa itu cepat, bahaya juga kalau Persib lama adaptasi pemain asingnya," katanya.
Meski begitu, Bung Edwin optimistis Peralta tidak akan mengalami kesulitan berarti karena sudah mengenal atmosfer sepak bola Indonesia saat membela Borneo FC.
"Menurut gua sih 70 persen dia akan tidak terlalu sulit beradaptasi meskipun sekarang tekanannya makin besar, sorotannya makin besar ke dia dan dia bermain dengan banyak pemain bintang sekarang di Persib Bandung," ujarnya.
Sementara itu, Pelatih Persib Igor Tolic menyambut positif kehadiran Peralta. Menurutnya, pemain berusia 27 tahun tersebut akan menambah opsi dalam menyusun strategi tim.
Namun, pelatih asal Kroasia itu menegaskan Peralta tidak akan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya jika bermain sendiri tanpa dukungan rekan-rekannya.
"Sekarang anda sedang membahas Peralta, tetapi ini tidak pernah tentang individu semata," kata Igor Tolic.
"Dia adalah pemain yang luar biasa dan dia disambut baik, tapi dia tidak bisa melakukan apa pun sendirian, dia membutuhkan dukungan seluruh klub, setiap pemain, kami hanya bisa melakukannya bersama-sama," lanjutnya.
Igor menegaskan keberhasilan Persib musim ini tidak akan ditentukan oleh kualitas satu pemain saja.
Menurutnya, kerja sama tim tetap menjadi faktor utama agar seluruh potensi yang dimiliki para pemain, termasuk Peralta, dapat memberikan kontribusi maksimal bagi Maung Bandung.