Pemkab Magelang Kebut Bantuan Seragam Gratis untuk Siswa Baru di Sekolah Negeri
Muhammad Fatoni July 21, 2026 09:14 PM

‎TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Penyaluran bantuan seragam sekolah gratis bagi siswa baru jenjang SD dan SMP Negeri di Kabupaten Magelang terus dipercepat, agar seluruh siswa dapat segera memanfaatkan bantuan tersebut pada awal tahun ajaran 2026/2027.

‎Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Wisnu Argo Budiono, mengatakan distribusi bantuan hingga saat ini berjalan sesuai tahapan yang telah disusun pemerintah daerah.

‎"Penyaluran seragam gratis terus kami kebut. Untuk jenjang SMP, bantuan dua setel seragam, yaitu seragam OSIS dan Pramuka, pada prinsipnya sudah selesai didistribusikan kepada peserta didik baru melalui masing-masing sekolah," Jelas Wisnu saat dijumpai, Selasa (21/07/2026).

Wisnu menjelaskan, untuk jenjang SD, bantuan seragam OSIS telah lebih dahulu disalurkan karena diberikan dalam bentuk pakaian jadi sehingga dapat langsung digunakan oleh siswa.

Sedangkan bantuan seragam Pramuka masih dalam proses penyelesaian.

‎"Untuk siswa SD, seragam OSIS sudah dibagikan kepada penerima manfaat. Sedangkan seragam Pramuka saat ini masih dalam proses penyelesaian dan kami terus mengupayakan agar dapat segera didistribusikan dalam waktu secepatnya," imbuhnya.

Baca juga: Penyaluran Seragam Gratis, Pemkab Magelang Pastikan Siswa Baru SD dan SMP Terima Bantuan Bertahap

Dukungan APBD

‎‎Program bantuan seragam gratis tahun ajaran 2026/2027 tersebut didukung anggaran sekitar Rp5,79 miliar dari APBD Kabupaten Magelang.

Terdiri atas Rp2,92 miliar untuk jenjang SD dan Rp2,87 miliar untuk jenjang SMP.

Pemerintah daerah menyiapkan bantuan bagi sekitar 5.617 siswa baru SD dan 4.720 siswa baru SMP, masing-masing memperoleh dua setel seragam, yaitu OSIS dan Pramuka.

‎Wisnu menambahkan, program tersebut merupakan salah satu prioritas Bupati Magelang untuk meringankan beban ekonomi orangtua pada awal tahun ajaran.

Sekaligus memastikan tidak ada peserta didik yang terkendala mengikuti pembelajaran karena belum memiliki seragam sekolah.

‎"Program ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat. Kami ingin biaya masuk sekolah tidak lagi menjadi beban berat bagi orangtua, sehingga anak-anak bisa belajar dengan tenang sejak hari pertama," terangnya.

‎Selain untuk sekolah negeri, Disdikbud Kabupaten Magelang juga mulai menerima usulan dari sekolah swasta terkait pemberian bantuan seragam.

‎"Untuk sekolah swasta sudah mulai masuk surat permohonan. Saat ini sedang kami lakukan pendataan dan verifikasi sebagai dasar pengalokasian bantuan melalui mekanisme hibah sesuai kemampuan keuangan daerah dan ketentuan yang berlaku," tambahnya.

‎Ia berharap bantuan tersebut nantinya dapat memperluas akses pendidikan yang merata, tidak hanya bagi peserta didik di sekolah negeri tetapi juga bagi siswa di sekolah swasta yang membutuhkan.

‎"Harapan kami, ke depan semakin banyak peserta didik yang bisa merasakan manfaat program ini sehingga semangat pemerintah dalam memberikan layanan pendidikan yang berkeadilan dapat terwujud," pungkasnya. (*)
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.