Turun Rp40, Harga Sawit di OKU Sumsel Kini Rp3.340 di Tingkat Pabrik
Refly Permana July 21, 2026 09:27 PM

 

SRIPOKU.COM, BATURAJA - Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten OKU, Sumatra Selatan (Sumsel) dalam dua pekan terakhir ada penurunan menjadi Rp3.340/kg tingkat pabrik.

Hal itu dikatakan pedagang pengepul buah sawit Kuri (55)  kepada Sripoku.com Selasa (21/7/2026).

Menurut Kuri, harga ini ada penurunan sebesar Rp40/kg dari pekan kedua bulan Juli 2026, yang kala itu masih di harga Rp3.380/kg untuk tingkat pabrik.

Terhitung sejak memasuki pekan ketiga bulan Juli 2026 ini harga TBS di Kabupaten OKU dipatok di angka Rp3.340/kg untuk tingkat pabrik.

Terpisah, seorang petani sawit di Kecamatan Semidang Aji, Ridwan (62) menjelaskan, harga buah sawit di tingkat petani masih di bawah pabrik.

Baca juga: Harga TBS Sawit Sumsel Periode II Juni Naik Jadi Rp 3.704 per Kilogram, Petani Sawit Sumringah

“Di tingkat petani masih di kisaran Rp2.900/kg, ada selisih sekitar Rp 400 dibandingkan harga di tingkat pabrik,” terang Ridwan. Pembelian buah sawit di tingkat petani memang  masih membutuhkan biaya-biaya  lain seperti ongkos menaikan buah sawit ke truk, ongkos angkut dan lainnya.

Meskipun ada kenaikan dan penurunan, kondisi ini membuat petani sawit masih tetap  optimis dan gembira.

Petani optimis harga buah sawit tidak akan terlalu hancur, indikasi ini terlihat dari harga minyak goreng sawit yang stabil dan cenderung mengalami kenaikan. Meskipun tidak stabil, namun komoditas sawit lebih menjanjikan.

Belakangan ini harga sawit cenderung menguntungkan petani, meskipun  terus ada pergerakan naik dan turun, namun tidak sampai hancur seperti beberapa tahun lalu yang harganya sampai di bawah Rp 600/kg.

Harga Rp3.340/kg ini adalah harga di tingkat pabrik, untuk harga di tingkat petani  ikut mengalami penurunan sedikit. Untuk di tingkat petani harga TBS dipastikan ikut turun dikisaran  Rp2.850/kg–Rp2.900/kg.

Baca juga: Komisi IV DPR RI Puji Ketegasan Menteri Amran: Harga TBS Sawit, Telur, dan Ayam Mulai Naik

Karena dipotong biaya petik, biaya angkut kuli dan biaya transportasi.

Menurut informasi turunnya  harga TBS ini dipengaruhi oleh an harga CPO. Crude Palm  Oil (CPO), merupakan minyak kelapa sawit mentah yang diperoleh dari hasil ekstraksi daging buah kelapa sawit yang belum mengalami pemurnian.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.