Drainase Pantai Wainitu Dalam Tahap Perencanaan, Kadis PUPR Kota : Tahun ini Dikerjakan
Mesya Marasabessy July 21, 2026 09:52 PM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Ambon, Melianus Latuihamallo, menegaskan pengerjaan drainase pantai Wainitu akan dikerjakan dalam tahun ini. 

Ia menjelaskan saat ini masih menunggu pergeseran dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk pembiayaan pembangunan.

"Kita akan tindak lanjuti, sedang dibuat perencanaan di tahun ini, kita akan kerjakan tahun ini," tegasnya saat di wawancarai Tribun Ambon.com, di Balai Kota, Selasa (21/7/2026). 

Lebih lanjut, pihaknya telah berkoordinasi bersama Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Ambon untuk penataan kawasan pemukiman. 

Diketahui, sebelumnya drainase atau gorong-gorong yang menjadi aliran air di kawasan Ruang Terbuka Publik (RTP) Wainitu, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Maluku, belum juga diperbaiki.

Berdasarkan pantauan TribunAmbon.com, Sabtu (18/7/2026), genangan air masih memenuhi pemukiman warga.

Bersama sampah, bau busuk menyelimuti area sekitar, kondisi diperparah saat musim kemarau.

Mirisnya lagi, genangan air itu menjadi tempat berkembangbiaknya hewan penyebar penyakit seperti nyamuk.

Baca juga: Gubernur Hendrik Apresiasi PPI Amerop, Dorong Promosi Banda dan Maluku ke Kancah Internasional

Baca juga: Pemerintah Pusat Janji Ganti Untung Bagi Warga Terdampak Proyek Blok Masela

Sebelumnya, Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena saat pelaksanaan program Wali Kota Jumpa Rakyat (WAJAR) diRuang Terbuka Publik (RTP), Jumat (20/2/2026) lalu, ia menyoroti kondisi saluran air yang tersumbat dan memberikan dampak buruk bagi kesehatan masyarakat itu.

Untuk percepatan penanganan itu, Bodewin langsung menginstruksikan Kepala Dinas PUPR dan Tata Ruang Kota Ambon agar segera berkoordinasi mencari solusi teknis yang tepat.

Fokus penanganan adalah memastikan jalur masuk dan keluar air di RTP Wainitu berfungsi optimal, sehingga tidak terjadi penumpukan air maupun sampah.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.