TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Isu keberlanjutan terus menjadi perhatian berbagai pihak, salah satunya dari institusi pendidikan.
Perubahan pola sosial, lingkungan dan tata kelola menjadi tantangan serius bagi para generasi penerus.
Di sisi lain, berbagai target keberlanjutan global semakin mendekati tenggat waktu yang mana tujuan pembangunan berkelanjutan Sustainable Development Goals (SDGs) dicanangkan terpenuhi pada 2030.
Merespons hal itu, Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta bersama Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN) dan PT Alamtri Resources Indonesia (AlamTri) meluncurkan program Beasiswa Talenta Lestari 2026.
Program beasiswa ini memberikan dukungan penuh biaya perkuliahan dan pengembangan kapasitas untuk 100 anak muda, terutama dari kalangan pesantren dan keluarga tidak mampu selama 4 tahun.
Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pendanaan Kreatif, Ian Agisti Dewi Rani, menjelaskan Beasiswa Talenta Lestari merupakan wujud komitmen UNU Jogja sebagai kampus berorientasi masa depan yang menaruh perhatian besar pada isu keberlanjutan.
“UNU Jogja berkomitmen melahirkan lulusan yang profesional dan siap menjawab tantangan global. Melalui pilar Future Studies, fokus institusi diarahkan pada penyelesaian kemiskinan, pendidikan berkualitas, percepatan inovasi industri, krisis iklim dan kerja sama berkelanjutan,” papar Ian, Selasa (21/7/2026).
Dia menyatakan, Beasiswa Talenta Lestari dirancang bukan sekadar bantuan finansial, melainkan sebagai inkubator inovator berkelanjutan masa depan.
“Salah satu tujuannya nanti mahasiswa mampu melakukan akselerasi inovasi berkelanjutan melalui inkubasi ide-ide mahasiswa menjadi sustainable projects yang nyata dan menghasilkan beragam luaran,” tuturnya.
Baca juga: Kronologi Dugaan Penipuan Berkedok Tes TOEFL: Dana Siswa SMAN 9 Yogyakarta Rp10 Juta Dikembalikan
Karena itu, selama 4 tahun, mahasiswa penerima beasiswa juga akan dibekali berbagai keterampilan dan kemampuan melalui serangkaian pelatihan, seperti Bahasa Inggris, penguatan karakter kepemimpinan, hingga pengembangan program-program keberlanjutan.
“Program ini memadukan keunggulan akademik dengan luaran berupa proyek keberlanjutan yang terintegrasi dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi Pemerintah tahun 2026 pilar ekonomi, pendidikan, kesehatan, iklim, dan inovasi industri,” imbuh Ian.
Secara global, pemberian beasiswa ini juga selaras dengan sejumlah capaian SDGs terutama pada SDG 1 (Tanpa Kemiskinan), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) kemudian SDG 9 (Inovasi Industri), SDG 13 (Aksi Iklim), dan SDG 17 (Kemitraan).
Sementara itu, Ketua YABN, Zuraida Murdia Hamdie, menegaskan bahwa investasi terbaik untuk masa depan bangsa adalah membangun kualitas generasi muda bangsa melalui pendidikan yang adaptif terhadap dinamika global serta mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan berkelanjutan.
"Keberlanjutan bukan sekadar tentang hari esok, melainkan tentang bagaimana kita membangun sistem, kepemimpinan, dan tata kelola yang tangguh mulai hari ini," jelas Zuraida.
Melalui Beasiswa Talenta Lestari pihaknya berkomitmen untuk melahirkan calon pemimpin masa depan bangsa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian, dan kemampuan untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan di berbagai sektor.
”Kami berharap program ini dapat membuka kesempatan yang setara bagi talenta-talenta terbaik, khususnya dari kalangan pesantren dan keluarga prasejahtera untuk menjadi arsitek pembangunan yang inklusif dan pembawa solusi atas berbagai tantangan global,"
imbuhnya.
Adapun syarat penerima beasiswa siswa lulusan SMA/SMK/MA/Sederajat di seluruh Indonesia yang memiliki prestasi akademik/non-akademik mumpuni dan memiliki minat atau portofolio awal di bidang keberlanjutan sesuai SDG's bisa mendaftar Beasiswa Talenta Lestari setelah terdaftar sebagai mahasiswa UNU Jogja angkatan 2026.
Penerima beasiswa adalah mahasiswa untuk program studi Agribisnis, Teknologi Hasil Pangan, Akuntansi, Manajemen, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Guru SD, Teknik Informatika, Teknik Elektro, dan Studi Islam Interdisipliner.
Beasiswa Talenta Lestari menyediakan empat jalur pendaftaran, yakni jalur unggulan sustainable project, jalur talenta, jalur khusus pesantren, dan jalur afirmasi.
Periode pendaftaran dibuka sejak 21 Juli hingga 12 Agustus 2026. (*)