Di Pagar Alam Kendaraan Pengguna BBM Pertalite pun harus Ikut Antre Panjang
tarso romli July 21, 2026 11:27 PM

 

Baca juga: Terungkap Penyebab Antrean Panjang BBM Solar di Sumsel, Pemprov Sumsel Bakal Siapkan Strategi Ini



SRIPOKU.COM, PAGAR ALAM — Kondisi antrean kendaraan di hampir semua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Pagar Alam saat ini semakin parah. Pasalnya, jika sebelumnya antrean panjang dan berjam-jam hanya dialami oleh kendaraan pengguna BBM bersubsidi jenis Bio Solar, kini kondisi serupa turut dirasakan oleh pengguna kendaraan berbahan bakar Pertalite.

Di semua SPBU di Pagar Alam, penumpukan kendaraan baik roda dua maupun roda empat kini menjadi pemandangan sehari-hari.

Kondisi tersebut terjadi sejak harga BBM jenis Pertamax mengalami kenaikan dari Rp12.400 menjadi Rp16.650 per liter.

Perbedaan harga yang cukup jauh membuat warga enggan mengisi Pertamax yang terpantau hampir tidak memiliki antrean.

Padahal, saat antrean Pertalite panjang di masa lalu, warga masih bersedia beralih ke Pertamax karena selisih harga saat itu hanya terpaut Rp2.000 per liter.

"Kalau dulu pak, saat antrian Pertalite panjang saya langsung mengisi Pertamax untuk mobil dan motor saya. Namun saat yang harganya selisih lebih dari separuh saya terpaksa harus rela antri panjang untuk membeli Pertalite," ujar Bujang (56), warga Pagar Alam yang sedang mengantri BBM di SPBU Simpang Manna.

Dikatakan Bujang, dengan selisih harga yang jauh tersebut, pengeluaran untuk mengisi bahan bakar mobil akan sangat terasa perbedaannya.

"Jika beli 10 liter Pertamax maka kita rugi sekitar 6 liter Pertalite jadi sangat terasa jauh selisihnya. Kalau dulu sebelum naik harga pertamax perbandingannya 10 banding 12," katanya.

Baca juga: Gubernur Sumsel Bongkar Praktik Mafia BBM Pemicu Antrean Panjang Solar Subsidi

Sementara itu, pengelola SPBU Simpang Manna, Epi, menyatakan bahwa antrean panjang kendaraan yang mengisi BBM di SPBU miliknya bukan disebabkan oleh kekurangan pasokan, melainkan karena lonjakan jumlah kendaraan yang beralih mengisi Pertalite.

"Untuk pasokan tidak ada pengurangan, jadi kami harap masyarakat tidak usah takut. Jangan ada panik buying yang membuat panjangnya antrian di SPBU, pasalnya BBM Bersubsidi ini akan terus di kirim oleh Pertamina ke setiap SPBU di Pagar Alam setiap hari selaan hari Minggu," jelas Epi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.